Optimalkan Lahan SAE, Warga Binaan Rutan Rantau Semai Bibit Bayam

Optimalkan Lahan SAE, Warga Binaan Rutan Rantau Semai Bibit Bayam

Rantau, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau semai bibit bayam sebagai persiapan panen pada bulan Februari sekaligus perawatan tanaman di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) terbatas, Jumat (23/1). Kegiatan ini melibatkan petugas pembinaan kemandirian bersama Warga Binaan sebagai bagian dari program ketahanan pangan dan pembinaan keterampilan pertanian yang berkelanjutan.

Penyemaian bibit dilakukan secara bertahap dengan metode semai pada media tanam yang telah disiapkan. Selain itu, petugas dan Warga Binaan juga melakukan perawatan rutin berupa penyiraman, penyiangan gulma, serta pemupukan. Pemanfaatan lahan SAE terbatas dilakukan secara optimal untuk mendukung produktivitas tanaman hortikultura meskipun dengan keterbatasan ruang.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi Warga Binaan untuk memperoleh keterampilan praktis di bidang pertanian yang dapat diterapkan setelah menjalani masa pidana, sehingga mendukung proses pembinaan kemandirian secara berkelanjutan.

Kepala Rutan Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi program pembinaan kemandirian yang selaras dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan dan pembinaan keterampilan produktif.

“Kegiatan penyemaian bibit bayam ini merupakan bagian dari upaya Rutan Rantau dalam mendukung ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian Warga Binaan. Melalui program ini, kami berharap Warga Binaan memiliki keterampilan yang bermanfaat serta menumbuhkan budaya kerja produktif,” ujar Renaldi.

Sementara itu, Pengelola Pembinaan Kemandirian Rutan Rantau, Angga Suma Wijaya, menjelaskan bahwa perawatan tanaman dilakukan secara terjadwal untuk memastikan pertumbuhan bibit berjalan optimal hingga masa panen.

“Kami melakukan perawatan intensif mulai dari penyemaian, penyiraman, hingga pemupukan agar hasil panen bayam nantinya maksimal. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi Warga Binaan tentang teknik budidaya tanaman yang baik dan benar,” ungkap Angga.

Melalui kegiatan ini, Rutan Rantau turut mengimplementasikan sejumlah unsur dalam 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, antara lain penguatan ketahanan pangan nasional, optimalisasi program pembinaan kemandirian, peningkatan kualitas sumber daya manusia Warga Binaan, serta pemanfaatan lahan terbatas secara produktif dan berkelanjutan. Rutan Rantau berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan berbasis produktivitas guna mendukung reintegrasi sosial Warga Binaan serta mewujudkan Pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan berintegritas. (afn)

 

Kontributor: Humas Rutan Rantau

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0