Panen 40 Kg Jagung Manis, Lapas Ambon Sukses Manfaatkan Lahan Tidur untuk Kemandirian Pangan

Panen 40 Kg Jagung Manis, Lapas Ambon Sukses Manfaatkan Lahan Tidur untuk Kemandirian Pangan

Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon kembali petik hasil positif dari program pembinaan kemandirian Warga Binaan. Kali ini, jajaran Lapas sukses memanen 40 kilogram jagung manis berkualitas tinggi dari pemanfaatan lahan tidur (idle) di lingkungan Lapas, Jumat (4/9).

Keberhasilan bercocok tanam ini merupakan wujud nyata dari pembinaan kemandirian yang rutin diberikan agar Warga Binaan memiliki keterampilan produktif selama menjalani masa pidana. Hasil dari panen jagung manis ini tidak hanya dikonsumsi sendiri, tetapi juga dipasarkan dengan dijual kepada para petugas untuk disetorkan sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak dan premi sebagai apresiasi kepada Warga Binaan yang terlibat aktif dalam proses penanaman hingga pemanenan.

Kepala Lapas Ambon, S. Hendra Budiman, mengapresiasi kerja keras jajaran pembinaan dan Warga Binaan atas pencapaian tersebut. Keberhasilan ini tidak hanya menghasilkan bahan pangan, tetapi juga memperkuat fungsi sarana Asimilasi bagi para Warga Binaan.

"Ini menjadi pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi. Semoga yang dilakukan terus berprogres dan memberikan manfaat," harap Hendra

Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Zulkipli Salampessy, menambahkan hasil panen jagung manis ini membuktikan ketekunan Warga Binaan dalam mengelola sektor pertanian di bawah bimbingan petugas. Seluruh proses mulai dari pengolahan tanah hingga masa panen dikerjakan langsung oleh Warga Binaan sebagai transfer ilmu pertanian.

"Kami terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur agar bernilai produktif. Panen jagung manis 40 kilogram ini menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan kemandirian berjalan dengan sangat baik di lapangan," tutur Zulkipli.

Warga Binaan berinisial MK sangat bersyukur mendapat kesempatan mengikuti program pembinaan kemandirian ini. Kegiatan bertani memberikannya pengalaman berharga dan keahlian baru yang sangat berguna untuk masa depannya nanti.

"Kami sangat senang dan bangga bisa ikut merawat tanaman ini hingga panen. Selain menambah pengetahuan baru tentang pertanian, kegiatan ini juga membuat hari-hari kami di Lapas menjadi jauh lebih produktif dan bermanfaat," ujar MK.

Kegiatan tersebut juga menjadi dukungan aktif terhadap Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan di Lapas dan Rutan melalui optimalisasi lahan kosong. Melalui keberhasilan ini, Lapas Ambon optimistis terus mencetak Warga Binaan mandiri, terampil, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setelah bebas nanti. (IR)

 

Kontributor: Lapas Ambon

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0