Panen 75 Ikat Kacang Panjang, Lapas Piru Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
Piru, INFO_PAS – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru dalam mengembangkan pembinaan kemandirian kembali membuahkan hasil. Melalui kebun pembinaan yang dikelola Warga Binaan, Lapas Piru berhasil memanen 75 ikat kacang panjang pada Senin (6/7). Hasil panen tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan berbasis keterampilan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan.
Program pembinaan di bidang pertanian tidak hanya membekali Warga Binaan dengan keterampilan bercocok tanam, tetapi juga membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, dan etos kerja. Seluruh hasil panen selanjutnya dipasarkan kepada pedagang lokal sebagai pemberdayaan hasil karya Warga Binaan yang memberikan nilai ekonomi sekaligus manfaat bagi masyarakat sekitar.
Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Ode Mustafa, mengatakan keberhasilan panen merupakan hasil pembinaan yang dilakukan berkelanjutan melalui keterlibatan aktif Warga Binaan pada setiap tahapan budidaya. "Mereka terlibat langsung mulai dari pengolahan lahan hingga panen. Proses ini tidak hanya mengajarkan teknik bercocok tanam, tetapi juga membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan produktif. Hasil panen hari ini menunjukkan pembinaan berjalan sesuai harapan," jelasnya.
Salah seorang Warga Binaan berinisial H memperoleh banyak pengalaman selama mengikuti program tersebut. "Saya belajar mengolah lahan, merawat tanaman, hingga memanen hasilnya. Keterampilan ini menjadi bekal berharga agar setelah bebas nanti saya dapat bekerja mandiri dan menjalani kehidupan yang lebih baik," ungkapnya.
Pada kesempatan berbeda, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan pembinaan kemandirian akan terus diperkuat sebagai implementasi nyata 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. "Kami berkomitmen menghadirkan pembinaan produktif dan berkelanjutan sehingga Warga Binaan memiliki keterampilan bermanfaat sekaligus mendukung program ketahanan pangan. Melalui program ini, kami berharap mereka memiliki bekal untuk kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat," tegasnya.
Ke depan, Lapas Piru akan terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian melalui berbagai sektor produktif sebagai upaya meningkatkan kualitas pembinaan Warga Binaan. Diharapkan, program tersebut melahirkan pribadi yang lebih terampil, mandiri, dan siap berkontribusi secara positif setelah kembali ke tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Piru
What's Your Reaction?


