Lapas Tual Gandeng Kemenag Intensifkan Pembinaan Kerohanian Warga Binaan Muslim

Lapas Tual Gandeng Kemenag Intensifkan Pembinaan Kerohanian Warga Binaan Muslim

Langgur, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual terus perkuat program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan, salah satunya melalui bimbingan mental spiritual. Bertempat di Masjid Al-Ikhlas Lapas Tual, Warga Binaan Muslim khusyuk mengikuti pembinaan rohani berkala yang digelar atas sinergi bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tual, Selasa (7/7).

Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, Fransisco Fanulene, menyampaikan pembinaan spiritual merupakan hak dasar sekaligus pondasi utama dalam proses rehabilitasi. Menurutnya, tingkat partisipasi Warga Binaan dalam kegiatan ibadah kini menjadi salah satu variabel penting dalam penilaian instrumen screening pembinaan.

"Melalui pendekatan keagamaan, kami ingin memastikan hak beribadah Warga Binaan terpenuhi optimal. Sikap dan perubahan perilaku mereka selama mengikuti pembinaan rohani di masjid ini dipantau secara berkala karena menjadi salah satu pertimbangan administratif dalam proses pemenuhan hak-hak bersyarat mereka ke depan," jelas Fransisco.

Sementara itu, Penyuluh Agama Islam dari Kemenag Kota Tual, Jamaludin Rettob, menyatakan materi bimbingan difokuskan pada penguatan akhlak dan pembenahan tata cara ibadah sehari-hari. Pihaknya berkomitmen penuh mengirimkan penyuluh secara konsisten untuk mendampingi Warga Binaan.

"Fokus kami adalah menyentuh hati mereka agar menyadari kesalahan masa lalu dan membangun motivasi hidup baru yang berlandaskan syariat Islam. Kami mengajarkan dari hal mendasar, seperti penyempurnaan wudhu, salat, hingga membaca Al-Qur'an agar saat bebas nanti, mereka siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang religius dan bermanfaat," tutur Jamaludin.

Respons positif juga datang dari salah satu Warga Binaan berinisial SR yang aktif mengikuti program ini. Ia merasakan ketenangan batin yang luar biasa sejak rutin mengikuti kajian keagamaan di blok hunian.

"Dulu di luar saya jarang sekali menyentuh Al-Qur'an atau salat tepat waktu. Di Lapas Tual ini, berkat bimbingan dari penyuluh dan fasilitasi dari petugas Lapas, saya jadi bisa mengaji dan lebih tenang menghadapi masa hukuman. Ini adalah kesempatan kedua saya untuk berbenah diri sebelum nanti berkumpul lagi dengan keluarga," ungkap SR.

Sinergi berkelanjutan antara Lapas Tual dan Kemenag Tual ini diharapkan menjaga suasana Lapas tetap kondusif, aman, sekaligus mencetak insan-insan baru yang siap berintegrasi secara sehat di tengah-tengah masyarakat setelah masa pidananya usai. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Tual

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0