Panen Perdana Jagung Hibrida, Lapas Terbuka Kendal Raih Hasil Dua Ton
Kendal, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kendal kembali tunjukkan komitmennya dalam mengembangkan program pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian. Lapas Terbuka Kendal laksanakan panen perdana jagung hibrida di lahan seluas 4.200 meter persegi dengan hasil mencapai dua ton jagung, Rabu (12/8).
Kegiatan panen berlangsung dengan penuh semanagt kebersamaan. Seluruh petugas, peserta magang, dan Warga Binaan Lapas Terbuka Kendal turut terlibat langsung dalam proses pemanenan jagung. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan dan pengalaman baru bagi para peserta magang untuk mengenal lebih dekat proses pembinaan kemandirian di Lapas.
Panen kali ini merupakan tahap pertama dari budidaya jagung hibrida yang dikembangkan di Lapas Terbuka Kendal. Panen berikutnya akan dilaksanakan secara bertahap pada area lahan lainnya. Waktu panen tidak dilakukan secara bersamaan karena setiap lahan memiliki waktu penanaman yang berbeda.
Kepala Lapas Terbuka Kendal, Nu’man Fauzi, menyampaikan hasil panen tersebut menjadi bukti nyata program pembinaan kemandirian terus diarahkan agar menghasilkan kegiatan produktif sekaligus memberikan keterampilan bermanfaat bagi Warga Binaan. “Panen perdana ini menjadi bukti pembinaan kemandirian di Lapas Terbuka Kendal terus berjalan secara produktif. Hasil dua ton dari lahan 4.200 meter persegi tentu menjadi capaian yang patut kita syukuri. Yang terpenting, proses ini memberikan pengalaman dan keterampilan kepada Warga Binaan untuk mengelola sektor pertanian secara mandiri,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Iwan Kusmawan menjelaskan panen dilakukan secara bertahap menyesuaikan waktu tanam pada masing-masing lahan. “Panen hari ini merupakan tahap pertama dengan hasil sekitar dua ton. Untuk lahan lainnya akan dilakukan panen pada tahap berikutnya karena waktu penanamannya berbeda. Kami berharap hasil panen terus optimal dan seluruh proses budidaya ini menjadi sarana pembelajaran nyata bagi Warga Binaan,” harapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Terbuka Kendal terus mendorong penguatan pembinaan kemandirian berbasis ketahanan pangan dengan mengoptimalkan lahan yang tersedia sekaligus membekali Warga Binaan dengan keterampilan produktif yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Terbuka Kendal
What's Your Reaction?


