Peduli Disabilitas, Lapas Brebes dan SLB Negeri Brebes Kolaborasi Tingkatkan Layanan Inklusif
Brebes, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes jalin sinergi dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Brebes melalui silaturahmi dan koordinasi pemberian layanan berkebutuhan khusus pada Senin (27/10). Bertempat di SLB Negeri Brebes, kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Ibnu Sina, bersama jajaran.
Langkah kolaboratif ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Brebes untuk menghadirkan layanan yang ramah terhadap Warga Binaan dengan kebutuhan khusus, sejalan dengan prinsip Pemasyarakatan yang humanis dan nondiskriminatif. Melalui kegiatan ini, kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama, terutama terkait program pembinaan dan pelatihan keterampilan yang ramah disabilitas, serta dukungan edukatif dari SLB Negeri Brebes untuk mendukung proses rehabilitasi sosial bagi Warga Binaan berkebutuhan khusus.
Selain koordinasi teknis, kegiatan juga diisi dengan penyusunan draf perpanjangan Perjanjian Kerja Sama antara Lapas Brebes dan SLB Negeri Brebes. Perjanjian ini akan memperkuat dasar hukum kerja sama lintas lembaga dalam pengembangan layanan Pemasyarakatan yang inklusif dan berkelanjutan.
Ibnu menyampaikan Lapas Brebes berkomitmen penuh dalam memberikan layanan yang berorientasi pada pemenuhan hak setiap Warga Binaan tanpa terkecuali. “Kami ingin memastikan seluruh Warga Binaan, termasuk yang memiliki kebutuhan khusus, mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang, belajar, dan dibina dengan pendekatan yang manusiawi dan profesional,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SLB Negeri Brebes, Dyah Nur Maulah, menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap inklusivitas di Lapas. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Lapas Brebes. Pendekatan yang dilakukan ini menunjukkan kepedulian dan kesadaran tinggi terhadap hak-hak penyandang disabilitas. Kami siap berkontribusi melalui pendampingan, pelatihan, dan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik kebutuhan khusus Warga Binaan,” jelasnya.
Sinergi dengan SLB Negeri Brebes ini juga menjadi bukti nyata bahwa pelaksanaan pembinaan di Lapas Brebes tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada pemberdayaan dan pemulihan sosial. Hal ini sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden RI serta 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Sinergi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju terciptanya sistem pembinaan Pemasyarakatan yang lebih adaptif, empatik, dan inklusif sehingga ke depan setiap Warga Binaan memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan mandiri. (IR)
Kontributor: Lapas Brebes
What's Your Reaction?


