Pelatihan Bunga Hias di Rutan Barabai Asah Kreativitas Warga Binaan Perempuan
Barabai, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Barabai gelar pelatihan pembuatan bunga hias bagi penghuni blok perempuan, Selasa (12/5). Aktivitas yang berlangsung di aula wanita tersebut digagas oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Antasari Banjarmasin sebagai bentuk pembinaan keterampilan sekaligus pengembangan kreativitas para peserta.
Program ini dipandu oleh mahasiswa KKN, yakni Winda, Nuraina Rahmah, dan Elvira Fadila Norty. Dalam sesi pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai teknik dasar merangkai bunga dari bahan sederhana hingga tahap penyusunan menjadi dekorasi yang menarik. Suasana berlangsung hangat dengan partisipasi yang tinggi dari seluruh peserta.
Kepala Rutan Barabai, I Komang Suparta, menjelaskan bahwa pembinaan keterampilan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemampuan dan produktivitas penghuni, khususnya perempuan. Ia menilai kegiatan semacam ini dapat menjadi bekal positif ketika mereka kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
“Program ini menjadi sarana pembinaan yang positif untuk meningkatkan kreativitas serta kemampuan para peserta. Kami mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN UIN Antasari Banjarmasin yang telah berbagi ilmu dan mendampingi Warga Binaan perempuan di Rutan Barabai,” ujar Komang.
Salah satu perwakilan mahasiswa KKN UIN Antasari, Winda, mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk memberikan keterampilan sederhana yang nantinya dapat dikembangkan menjadi aktivitas produktif. Ia berharap hasil karya yang dibuat mampu menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus semangat berkarya para peserta.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi pengalaman baru bagi para peserta, tetapi juga dapat memotivasi mereka untuk terus berkarya dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Kerajinan seperti ini juga bisa menjadi peluang usaha setelah mereka kembali ke masyarakat,” tutur Winda.
Salah seorang peserta, Mislawati, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman membuat kerajinan tangan menjadi hal baru yang bermanfaat untuk menambah kemampuan selama menjalani masa pembinaan di Rutan Barabai.
“dengan pelatihan ini, saya bisa mengisi waktu dengan kegiatan positif. Saya juga merasa lebih percaya diri setelah berhasil membuat rangkaian bunga sendiri,” ungkap Mislawati.
Acara kemudian ditutup dengan penampilan berbagai hasil rangkaian bunga yang telah diselesaikan peserta. Kehadiran kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat pembinaan di Rutan Barabai, tidak hanya dari sisi kedisiplinan, tetapi juga dalam pengembangan kemampuan dan kreativitas penghuni. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Barabai
What's Your Reaction?


