Pemasyarakatan Maluku Sambut Sadiah Uluputty, Forum Strategis Serap Aspirasi

Pemasyarakatan Maluku Sambut Sadiah Uluputty, Forum Strategis Serap Aspirasi

Ambon, INFO PAS – Jajaran Pemasyarakatan Maluku sambut kunjungan Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Sadiah Uluputty, saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku, Kamis (6/8). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, didampingi Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka. UPT) Pemasyarakatan se-Maluku dan Pejabat Administrator di lingkungan Kanwil Ditjenpas Maluku. Kunjungan ini menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan secara langsung berbagai kondisi penyelenggaraan Pemasyarakatan di Maluku.

Ricky Dwi Biantoro, menyampaikan apresiasi atas perhatian Komisi XIII DPR RI terhadap penyelenggaraan Pemasyarakatan di Maluku. "Kunjungan ini menjadi bentuk perhatian nyata terhadap penyelenggaraan Pemasyarakatan di Maluku sekaligus memberikan semangat bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan bagi Warga Binaan," ujarnya.

Ricky menambahkan Kanwil Ditjenpas Maluku berkomitmen untuk terus memperkuat kualitas pembinaan, baik pembinaan kepribadian maupun kemandirian, sehingga Warga Binaan memiliki bekal untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik. “Semoga sinergi dan dukungan dari Komisi XIII DPR RI memperkuat pemenuhan kebutuhan sarana, prasarana, serta kebijakan yang mendukung terwujudnya Sistem Pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berdampak bagi keberhasilan reintegrasi sosial Warga Binaan,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, para Ka. UPT juga memaparkan kondisi satuan kerja masing-masing, mulai dari pelaksanaan program pembinaan, kondisi hunian, kebutuhan sarana dan prasarana, hingga berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugas. Mereka menyambut positif perhatian yang diberikan oleh wakil rakyat tersebut terhadap dinamika Pemasyarakatan Maluku.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Wahai, Tersih Victor Noya, menyambut baik dan sangat mendukung penuh perhatian dari Komisi XIII DPR RI. Jajarannya memfokuskan pembinaan pada penguatan moral, kerohanian, dan kesadaran hukum. Ia juga memastikan pemenuhan hak-hak Warga Binaan, seperti Remisi dan program Integrasi, terus berjalan transparan dan tepat sasaran.

“Meskipun berada di daerah dengan tantangan geografis yang dinamis, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian maupun kemandirian humanis agar Warga Binaan benar-benar siap kembali ke masyarakat dan menjadi warga negara yang baik dan bertanggung jawab," ungkap Tersih.

Pada kesempatan itu, Sadiah Uluputty menyampaikan apresiasi atas keterbukaan jajaran Kanwil Ditjenpas Maluku dalam menyampaikan berbagai persoalan di lapangan. Menurutnya, berbagai masukan dari Kanwil maupun para Ka. UPT memberikan gambaran yang utuh mengenai kondisi Pemasyarakatan dan kondisi sosial di Maluku.

“Seluruh aspirasi akan menjadi bahan dalam pelaksanaan fungsi pengawasan DPR RI dan akan ditindaklanjuti di tingkat pusat sebagai upaya memperkuat penyelenggaraan Pemasyarakatan,” tegas Sadiah.

Ia juga menyoroti meskipun jumlah Warga Binaandi Maluku termasuk tiga terendah secara nasional, dominasi kasus kekerasan seksual menjadi perhatian serius yang perlu dikaji lebih lanjut untuk mengetahui akar permasalahannya. “Semoga program pembinaan yang telah berjalan memberikan perubahan perilaku bagi Warga Binaan sehingga tidak kembali melakukan tindak pidana setelah bebas,” harap Sadiah.

Kunjungan kerja tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan komitmen Komisi XIII DPR RI untuk mengawal setiap persoalan yang telah disampaikan agar mendapat perhatian dan solusi melalui kebijakan di tingkat pusat. (IR)

 

 

Kontributor: Kanwil Ditjenpas Maluku, Lapas Wahai

 

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0