Pembinaan Berkelanjutan, Lapas Batulicin Rutin Gelar Tadarus Al-Qur'an bagi Warga Binaan

Pembinaan Berkelanjutan, Lapas Batulicin Rutin Gelar Tadarus Al-Qur'an bagi Warga Binaan

Batulicin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin rutin gelar tadarus Al-Qur'an di Masjid At-Taubah sebagai bagian dari pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan, Rabu (5/8). Kegiatan ini bertujuan Tingkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an sekaligus perkuat nilai-nilai keagamaan Warga Binaan selama jalani masa pembinaan.

Tadarus diikuti Warga Binaan dengan saling menyimak bacaan untuk memperbaiki makharijul huruf, tajwid, serta panjang pendek bacaan. Pada pelaksanaan kali ini, peserta mempelajari Surah Ali Imran Juz 3. Kegiatan dilaksanakan setiap Senin hingga Kamis dengan target menyelesaikan satu juz setiap hari.

Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Batulicin, Harry Indrawan, mengatakan tadarus Al-Qur'an tidak hanya membiasakan Warga Binaan membaca Al-Qur'an, tetapi juga meningkatkan kualitas bacaannya.

"Kami ingin pembinaan ini tidak hanya membiasakan Warga Binaan membaca Al-Qur'an, tetapi juga meningkatkan kualitas bacaannya secara bertahap. Melalui pendampingan dan saling menyimak, mereka belajar memperbaiki tajwid, makharijul huruf, serta membangun kebiasaan berinteraksi dengan Al-Qur'an sebagai bekal pembinaan rohani," ujar Harry.

Salah seorang Warga Binaan, N, mengaku kemampuan membaca Al-Qur'annya semakin baik setelah rutin mengikuti tadarus.

"Saya merasa bacaan Al-Qur'an semakin baik karena setiap hari mendapat bimbingan dan koreksi dari teman-teman yang lebih memahami tajwid. Sedikit demi sedikit saya mulai mengerti cara membaca yang benar dan semakin termotivasi untuk terus belajar selama menjalani pembinaan di Lapas," ungkap N.

Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menegaskan pembinaan kerohanian menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter Warga Binaan.

"Kami memberikan dukungan penuh terhadap pembinaan kerohanian melalui tadarus Al-Qur'an karena nilai-nilai keagamaan menjadi fondasi penting dalam proses pembentukan karakter. Kami berharap kebiasaan membaca dan memahami Al-Qur'an selama di Lapas menjadi bekal yang berharga, membentuk akhlak yang lebih baik, serta menguatkan semangat Warga Binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih positif setelah bebas nanti," tegas Thoha. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Batulicin

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0