Perkuat Deteksi Dini, Lapas Amuntai Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine bersama APH
Amuntai, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai laksanakan razia gabungan bersama Kepolisian Resor (Polres) Hulu Sungai Utara, Komandi Distrik Militer (Kodim) 1001 HSU-Balangan, dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) pada Selasa (20/10). Kegiatan ini merupakan wujud sinergi antarinstansi dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Razia gabungan menyasar kamar hunian 1, 2, dan 3. Petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap area kamar hunian serta barang-barang di dalamnya guna mengantisipasi keberadaan benda terlarang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib). Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan satu buah telepon genggam, kelistrikan ilegal, korek gas, dan sejumlah benda tajam. Seluruh temuan tersebut diamankan untuk didata dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain razia kamar hunian, kegiatan juga dilanjutkan dengan tes urine terhadap Warga Binaan dan petugas Lapas Amuntai. Pemeriksaan ini merupakan langkah preventif untuk mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan narkoba sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh sampel yang diperiksa menunjukkan hasil negatif dengan persentase 100%. Hasil tersebut menjadi indikator positif dalam upaya menjaga integritas serta mendukung pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas.
Kepala Lapas Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menegaskan razia gabungan dan tes urine merupakan komitmen berkelanjutan dalam menjaga keamanan serta mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari barang terlarang dan narkoba. “Kami berkomitmen untuk terus memperkuat deteksi dini, meningkatkan pengawasan, dan memastikan seluruh jajaran menjalankan tugas dengan penuh integritas. Hasil tes urine yang 100% negatif menjadi hal positif yang harus dipertahankan, sementara temuan razia menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kewaspadaan dan mencegah potensi gangguan kamtib,” tegasnya.
Senada, IPDA Ngatman dari Polres Hulu Sungai Utara menyampaikan sinergi lintas instansi merupakan langkah penting dalam mendukung upaya pencegahan gangguan keamanan dan pemberantasan narkoba. “Kami berharap koordinasi antarinstansi makin kuat. Kegiatan preventif seperti ini perlu dilaksanakan berkelanjutan agar potensi gangguan keamanan dapat dideteksi lebih awal dan lingkungan Lapas tetap aman serta kondusif,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Amuntai bersama Polres Hulu Sungai Utara, Kodim 1001 HSU-Balangan, dan BNNK Hulu Sungai Utara menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan pengawasan, memperkuat sinergi, dan melaksanakan deteksi dini secara konsisten. Dengan hasil tes urine 100% negatif dan tindak lanjut terhadap temuan razia, diharapkan tercipta lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, berintegritas, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. (IR)
Kontributor: Lapas Amuntai
What's Your Reaction?


