Perkuat Iman dan Akhlak, Program Baca Tulis Al-Qur’an Hidupkan Pembinaan di Lapas Narkotika Karang Intan

Perkuat Iman dan Akhlak, Program Baca Tulis Al-Qur’an Hidupkan Pembinaan di Lapas Narkotika Karang Intan

Karang Intan, INFO_PAS – Upaya memperkuat pembinaan kepribadian berbasis keagamaan terus digencarkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Salah satu upayanya diwujudkan melalui kegiatan baca tulis Al-Qur’an yang diikuti secara antusias oleh Warga Binaan, di Masjid At-Taubah Lapas Narkotika Karang Intan, Kamis (15/1).

Kegiatan ini merupakan program pembinaan kerohanian Islam untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, memperbaiki akhlak, dan membentuk pribadi Warga Binaan agar lebih siap kembali ke tengah masyarakat. Program ini juga menjadi bekal spiritual yang penting dalam proses pembinaan dan reintegrasi sosial.

Pelaksana bimbingan kerohanian, Ardian, menjelaskan kegiatan baca tulis Al-Qur’an dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan mandiri. Para pengajar merupakan Warga Binaan yang telah lebih dahulu mampu membaca dan menulis Al-Qur’an, kemudian membimbing rekan-rekan mereka yang masih belajar dari dasar.

“Konsepnya dari mereka untuk mereka. Karena pengajar dan peserta adalah sesama Warga Binaan, suasananya menjadi lebih akrab dan terbuka. Mereka tidak sungkan bertanya terkait makharijul huruf maupun tajwid bacaan sehingga proses belajar berjalan lebih efektif,” jelas Ardian.

Salah satu Warga Binaan, Faisal Amir, sangat terbantu dengan adanya program ini. Ia menyampaikan rasa syukur karena kini mampu membaca Al-Qur’an, sesuatu yang sebelumnya belum pernah ia kuasai.

Alhamdulillah, berkat program dari Lapas Narkotika Karang Intan, saya yang sebelumnya tidak bisa mengaji sekarang sudah mulai bisa membaca Al-Qur’an. Ini sangat berarti bagi saya untuk memperbaiki diri,” ungkap Faisal.

Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menegaskan pembinaan keagamaan merupakan pilar utama dalam proses Pemasyarakatan. Menurutnya, penguatan iman dan akhlak menjadi fondasi penting dalam membentuk perubahan perilaku Warga Binaan.

“Pembinaan baca tulis Al-Qur’an bukan sekadar mengajarkan membaca, tetapi membentuk karakter, menumbuhkan kesadaran diri, dan memperkuat nilai-nilai moral Warga Binaan. Kami ingin mereka tidak hanya bebas secara fisik nantinya, tetapi juga siap kembali ke masyarakat dengan kepribadian yang lebih baik,” ujar Yugo.

Program baca tulis Al-Qur’an ini dilaksanakan tiga kali dalam sepekan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan Warga Binaan tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pembinaan rohani yang berkelanjutan ini, Lapas Narkotika Karang Intan menegaskan komitmennya dalam membentuk Warga Binaan yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia sebagai bagian penting dari proses Pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada perubahan perilaku ke arah yang lebih baik. (IR)

 

 

Kontributor: LPN Karang Intan

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0