Perkuat Iman dan Takwa, Warga Binaan Lapas Takalar Rutin Belajar Baca Al-Qur’an

Perkuat Iman dan Takwa, Warga Binaan Lapas Takalar Rutin Belajar Baca Al-Qur’an

Takalar, INFO_PAS – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar rutin ikuti kegiatan pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di Masjid At-Taubah Lapas Takalar, Rabu (7/10). Kegiatan ini bagian dari pembinaan kepribadian untuk tingkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an.

Kegiatan berlangsung lima kali dalam sepekan dengan pendampingan Penyuluh Kementerian Agama Kabupaten Takalar. Warga Binaan mendapatkan bimbingan secara bertahap, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, makhrajul huruf, hingga membaca ayat-ayat Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Kasubsi Registrasi Lapas Takalar, Awaluddin, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk mendapatkan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini kami laksanakan secara rutin agar Warga Binaan memiliki kesempatan untuk belajar dan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an. Kami berharap pembinaan ini dapat memberikan manfaat, tidak hanya selama menjalani masa pidana, tetapi juga ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Awaluddin.

Penyuluh Kementerian Agama, Baharuddin, mengapresiasi semangat Warga Binaan Lapas Takalar yang rutin mengikuti pembinaan baca Al-Qur’an. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya membantu mereka mengenal dan membaca huruf-huruf Al-Qur’an, tetapi juga menjadi bagian dalam membangun kesadaran spiritual dan memperkuat keimanan.

“Kami berharap pembinaan ini dapat terus berjalan secara konsisten sehingga Warga Binaan semakin termotivasi untuk mempelajari Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Baharuddin.

Terpisah, Kepala Lapas Takalar, Andi Gunawan, menegaskan bahwa pembinaan kepribadian merupakan bagian penting dalam proses Pemasyarakatan. Menurutnya, kegiatan keagamaan dapat menjadi sarana bagi Warga Binaan untuk memperbaiki diri dan membangun karakter yang lebih baik.

“Kami terus mendorong pelaksanaan pembinaan keagamaan secara konsisten. Melalui kegiatan pemberantasan buta aksara Al-Qur’an ini, kami berharap Warga Binaan semakin dekat dengan nilai-nilai keagamaan, memiliki bekal spiritual yang kuat, serta mampu menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi Kementerian Agama Kabupaten Takalar yang rutin memberikan pendampingan dan bimbingan kepada Warga Binaan di Lapas Takalar. “Kehadiran para penyuluh sangat membantu kami dalam memperkuat pembinaan keagamaan, khususnya dalam pemberantasan buta aksara Al-Qur’an. Kami berharap sinergi ini terus terjaga dan memberikan manfaat bagi Warga Binaan,” katanya.

Salah seorang Warga Binaan, TS mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini membantunya belajar membaca Al-Qur’an dengan lebih baik.

“Saya sangat bersyukur bisa mengikuti kegiatan ini. Dulu saya masih kesulitan membaca Al-Qur’an, tetapi setelah rutin belajar, saya mulai bisa mengenali huruf dan membaca dengan lebih baik. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan,” kata TS. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Takalar

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0