Perkuat Ketahanan Pangan, Lapas Banjarbaru Tanam 300 Bibit Kembang Kol

Perkuat Ketahanan Pangan, Lapas Banjarbaru Tanam 300 Bibit Kembang Kol

Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru tanam 300 bibit sayur kembang kol di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 2 sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian sekaligus dukungan terhadap ketahanan pangan nasional, Selasa (10/2). Kegiatan ini dilaksanakan melalui pemanfaatan lahan pertanian seluas 30 x 8 meter yang berada di area beranggang Pos 7–6 Lapas Banjarbaru.

Penanaman bibit kembang kol tersebut melibatkan jajaran pejabat struktural Lapas Banjarbaru bersama Warga Binaan. Hadir langsung dalam kegiatan ini Kepala Lapas Banjarbaru, I Made Supartana, didampingi Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Rifaldi Shandri Akbar, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban Sabar, Anju Padang, Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Ady Tri Marwoko, Kepala Subseksi Pelaporan dan Tata Tertib, Tri Andi, Kepala Urusan Umum, Herry Ageng, serta staf kegiatan kerja.

Sebanyak 10 orang Warga Binaan turut ambil bagian secara aktif dalam proses penanaman. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada hasil pertanian, tetapi juga bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan bercocok tanam serta menanamkan nilai kerja produktif selama menjalani masa pembinaan.

Bibit kembang kol tersebut ditanam pada lahan yang telah disiapkan sebelumnya. Pemanfaatan SAE ini menjadi salah satu bentuk optimalisasi lahan pembinaan berbasis keterampilan sekaligus upaya pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan di lingkungan Pemasyarakatan.

I Made Supartana menyampaikan bahwa kegiatan pertanian tersebut merupakan implementasi dukungan terhadap program pemerintah serta 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada bidang kemandirian pangan.

“Melalui kegiatan pertanian ini, kami tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Salah seorang Warga Binaan, Sulaiman, mengapresiasi kesempatan yang diberikan untuk terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia mengaku mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru melalui pembinaan kemandirian berbasis pertanian.

“Saya senang bisa ikut menanam dan belajar bertani. Kegiatan ini menambah pengetahuan dan memberi harapan untuk bisa mandiri setelah bebas,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Banjarbaru berharap program pembinaan kemandirian terus berjalan optimal, memberikan dampak positif bagi Warga Binaan, serta berkontribusi terhadap ketahanan pangan secara berkelanjutan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Banjarbaru

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0