Perkuat Kewaspadaan, LPKA Palangka Raya Gelar Sosialisasi Pencegahan Hantavirus

Perkuat Kewaspadaan, LPKA Palangka Raya Gelar Sosialisasi Pencegahan Hantavirus

Palangka Raya, INFO_PAS - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palangka Raya gelar sosialisasi risiko penularan Hantavirus bagi seluruh pegawai, Senin (8/6). Kegiatan ini guna tingkatkan pemahaman dan kewaspadaan pegawai terhadap potensi penyebaran penyakit yang ditularkan melalui hewan pengerat, khususnya tikus, serta upaya pencegahannya di lingkungan kerja.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula LPKA Palangka Raya tersebut diikuti oleh seluruh pegawai dan hadirkan Melyna F. Sianturi, dokter pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, sebagai pemateri. Dalam paparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai Hantavirus, mulai dari penyebab, cara penularan, gejala, hingga langkah pencegahan yang dapat diterapkan untuk meminimalkan risiko penyebaran penyakit.

Plh. Kepala LPKA Palangka Raya, James Pakpahan, menyampaikan bahwa sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh pegawai dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Menurutnya, peningkatan pengetahuan mengenai potensi risiko kesehatan penting untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pegawai dapat memahami risiko penularan Hantavirus serta menerapkan langkah pencegahan secara konsisten. Kesadaran terhadap kesehatan lingkungan menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan secara optimal,” ujar James Pakpahan.

Sementara itu, dr. Melyna F. Sianturi menjelaskan bahwa Hantavirus dapat ditularkan melalui paparan urine, kotoran, maupun air liur hewan pengerat yang terinfeksi. Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta melakukan pengendalian terhadap keberadaan tikus menjadi langkah penting dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut.

“Pencegahan merupakan langkah terbaik dalam meminimalkan risiko penularan Hantavirus. Dengan menjaga kebersihan lingkungan, menghindari kontak langsung dengan kotoran hewan pengerat, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi sumber penularan, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi semua,” jelas dr. Melyna. (afn)

 

Kontributor: Humas LPKA Palangka Raya

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
2
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0