Perkuat Manajemen Talenta, Kalapas Piru dan Sejumlah Pejabat Ikuti Uji Kompetensi ProASN
Ambon, INFO_PAS — Penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi perhatian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru melalui keikutsertaan lima jajaran dalam Uji Kompetensi Profilling Aparatur Sipil Negara (Pro ASN) di UPT Badan Kepegawaian Negara Ambon, Selasa (1/9). Kegiatan ini merupakan proses pemetaan kompetensi dan pengembangan manajemen talenta ASN.
Lima peserta dari Lapas Piru yang mengikuti kegiatan tersebut, yakni Hery Kusbandono selaku Kepala Lapas, Hendro Suatrian selaku Kepala Seksi (Kasi) Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Muh Ramdhan Basir selaku Kasi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Arifin Arief selaku Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, serta Hairun Rahila selaku Kepala Subbagian Tata Usaha. Kegiatan ini menjadi momentum bagi para peserta untuk memetakan kompetensi dan potensi ASN sebagai pengembangan SDM yang lebih terarah.
Hery menyampaikan keikutsertaannya bersama jajaran merupakan kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus melihat ruang pengembangan kompetensi yang masih dapat ditingkatkan. “Uji kompetensi ini bukan sekadar proses penilaian, tetapi menjadi kesempatan bagi kami untuk mengetahui sejauhmana kompetensi yang dimiliki dan apa yang perlu dikembangkan agar pelaksanaan tugas ke depan makin efektif,” ujarnya.
Sementara itu, Hairun Rahila menilai hasil uji kompetensi menjadi pijakan bagi petugas untuk terus meningkatkan kapasitas sesuai tuntutan pekerjaan dan perkembangan organisasi. “Setiap hasil yang diperoleh dari proses ini harus menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan memberikan kontribusi yang lebih baik sesuai tugas masing-masing,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menegaskan penguatan kompetensi ASN memiliki peran penting dalam membangun manajemen talenta yang objektif dan berkelanjutan. “Manajemen talenta membutuhkan data dan pemetaan kompetensi yang akurat. Karena itu, ProASN menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan pengembangan karier dan penempatan ASN dilakukan berdasarkan kompetensi, potensi, dan kebutuhan organisasi,” tegasnya.
Sebagai informasi, Uji Kompetensi ProASN diikuti oleh 27 peserta di lingkungan Pemasyarakatan Maluku. Keikutsertaan Lapas Piru diharapkan mendukung terbentuknya SDM Pemasyarakatan yang makin profesional, adaptif, dan menjawab kebutuhan organisasi di masa mendatang. (IR)
Kontributor: Lapas Piru
What's Your Reaction?


