Perkuat Pembinaan Kemandirian, Lapas Banjarmasin Bangun Sinergi dengan DKP3
Banjarmasin, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin perkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui sinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin. Hal tersebut diwujudkan melalui pertemuan dan diskusi yang digelar pada Selasa (27/1), guna mengembangkan program pembinaan di sektor pertanian dan perikanan.
Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, hadir bersama Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Bagus Paras Etika, Kepala Subseksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja, Obi Noverianda, serta jajaran staf. Rombongan diterima oleh Kepala Bidang Perikanan DKP3 Kota Banjarmasin, Sulaiman Thalib, yang mewakili Kepala DKP3.
Dalam pertemuan tersebut, Akhmad Herriansyah menyampaikan bahwa Lapas Banjarmasin saat ini membina lebih dari 1.700 Warga Binaan, sehingga pembinaan kemandirian menjadi kebutuhan penting sebagai bekal keterampilan pascabebas sekaligus mendukung ketahanan pangan di dalam Lapas.
“Melalui pertanian dan perikanan, Warga Binaan tidak hanya dilatih bekerja, tetapi juga dibentuk karakter, disiplin, dan kemandirian,” ujar Akhmad Herriansyah.

Sementara itu, Sulaiman Thalib menjelaskan bahwa sektor perikanan memiliki potensi besar untuk dikembangkan, baik melalui budidaya maupun pengolahan hasil perikanan yang bernilai ekonomi, seperti abon dan amplang. Ia menegaskan bahwa meskipun bantuan fisik memiliki keterbatasan, DKP3 tetap membuka ruang pendampingan teknis dan penyuluhan.
“Untuk pertanian, keterbatasan lahan di wilayah perkotaan bukan menjadi hambatan. Hal ini dapat diatasi melalui inovasi seperti penggunaan polybag, sistem hidroponik, serta media tanam yang tahan terhadap kondisi air pasang. Kami siap memberikan pelatihan teknis sesuai dengan kemampuan dan kewenangan yang ada,” ujar Sulaiman Thalib.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Banjarmasin, Bagus Paras Etika, menambahkan bahwa Lapas telah menjalankan berbagai program pembinaan kemandirian, mulai dari pertanian, perikanan, hingga UMKM seperti sasirangan dan produk olahan Warga Binaan.
“Namun kami masih membutuhkan pendampingan teknis dari dinas terkait, khususnya dalam budidaya, pengelolaan pasang air, pakan, hingga pemasaran hasil,” ungkapnya.
Pertemuan ini menyepakati kelanjutan koordinasi dan sinergi antara Lapas Banjarmasin dan DKP3 Kota Banjarmasin, termasuk rencana peninjauan lapangan serta panen bersama, sebagai bagian dari penguatan pembinaan kemandirian Warga Binaan yang berkelanjutan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


