Perkuat Pembinaan Kemandirian, Rutan Barabai Tanam 200 Bibit Terung Ungu di Kebun SAE

Perkuat Pembinaan Kemandirian, Rutan Barabai Tanam 200 Bibit Terung Ungu di Kebun SAE

Barabai, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Barabai optimalkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui kegiatan pertanian. Kali ini, Senin (8/6), Rutan Barabai tanam 200 bibit terung ungu di area Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) libatkan petugas Rutan Barabai bersama Warga Binaan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembinaan produktif untuk berikan keterampilan bercocok tanam kepada Warga Binaan sekaligus dukung program ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan.

Kepala Rutan Barabai, I Komang Suparta, menegaskan bahwa program pertanian di Kebun SAE merupakan salah satu bentuk nyata pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan kemandirian Warga Binaan.

“Melalui kegiatan pertanian ini, kami berupaya membentuk Warga Binaan yang produktif, mandiri, dan memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Program pembinaan seperti ini akan terus kami kembangkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Pemasyarakatan yang lebih bermanfaat dan berdampak positif,” ujar I Komang Suparta.

Petugas Rutan Barabai, Syahda, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga jadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat.

“Penanaman 200 bibit terung ungu ini merupakan bentuk pembinaan kemandirian yang terus kami optimalkan. Melalui kegiatan pertanian di Kebun SAE, Warga Binaan dapat belajar dan memperoleh pengalaman yang nantinya dapat menjadi bekal positif setelah menjalani masa pidana,” ujar Syahda.

Sementara itu, salah satu Warga Binaan, Tarli, mengaku senang dapat berpartisipasi dalam proses penanaman bibit terung ungu.

“Kami merasa senang dan mendapatkan pengalaman baru melalui kegiatan ini. Selain mengisi waktu dengan hal yang positif, kami juga belajar cara menanam dan merawat tanaman dengan baik,” kata Tarli.

Kegiatan penanaman dilakukan secara gotong royong, mulai dari persiapan lahan, pembuatan lubang tanam, hingga penanaman bibit. Seluruh proses berlangsung dengan penuh semangat dan tetap memperhatikan arahan petugas pembinaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Rutan Barabai

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0