Perkuat Pembinaan Rohani, Kalapas Kelas I Cipinang Ajak 300 Jemaat Gereja Jadi Corong Kebaikan dan Teladan
Jakarta, INFO_PAS – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, ajak jemaat Gereja “Jemaat Petrus” tidak hanya menjadikan kegiatan ibadah sebagai rutinitas, tetapi menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan dalam berperilaku sehari-hari. Ia mendorong jemaat untuk menjadi corong kebaikan di lingkungan Lapas dengan menjadi contoh dan teladan bagi Warga Binaan lainnya.
Hal tersebut disampaikan Kalapas kepada 300 jemaat gereja sebagai penguatan pembinaan kepribadian dan kehidupan beragama bagi Warga Binaan, Senin (14/9). “Jadilah corong kebaikan di Lapas. Tunjukkan bahwa kehidupan beragama mampu membentuk pribadi yang disiplin, tertib, peduli, dan bertanggung jawab. Mulailah dari diri sendiri dengan menaati seluruh aturan dan menjadi penggerak kebaikan bagi lingkungan sekitar,” pesannya.
Kalapas juga mengingatkan pentingnya keterlibatan seluruh jemaat dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan merawat berbagai fasilitas yang digunakan bersama. Menurutnya, rasa memiliki terhadap lingkungan gereja harus diwujudkan melalui kepedulian dan kontribusi nyata.
Selain itu, Syarpani mendorong jemaat untuk memperkuat semangat gotong royong melalui kontribusi maksimal bagi kepentingan gereja. Ia juga mengajak seluruh jemaat terlibat aktif dalam proses perbaikan dan penataan gereja agar semakin nyaman, bersih, dan layak digunakan sebagai tempat beribadah.
“Gereja ini adalah rumah bersama. Mari kita jaga dan perbaiki bersama-sama. Makin nyaman tempat ibadah, makin baik pula suasana pembinaan yang kita bangun,” tambah Kalapas.
Senada, Kepala Bidang Pembinaan, Bambang Setiawan, meminta jemaat menjadikan kedisiplinan dan kepedulian sebagai proses perubahan diri. “Pembinaan agama harus terlihat dalam sikap dan tindakan. Mari bersama-sama menjaga ketertiban, kebersihan, fasilitas, dan menjadi teladan yang baik bagi sesama,” ungkapnya.
Salah seorang Warga Binaan jemaat gereja, MN, menyatakan kesiapannya mendukung arahan Kalapas. “Kami akan berusaha menjaga ketertiban, kebersihan, menaati aturan, dan ikut berkontribusi dalam perbaikan gereja agar lebih nyaman untuk beribadah,” tuturnya.
Kegiatan ini menjadi komitmen Lapas Kelas I Cipinang dalam memperkuat pembinaan kepribadian, toleransi, kepedulian, dan kemandirian Warga Binaan. Langkah tersebut sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mewujudkan tata kelola Pemasyarakatan yang makin humanis, tertib, berintegritas, serta berorientasi pada pembinaan dan perubahan positif Warga Binaan. (IR)
Kontributor: Lapas Kelas I Cipinang
What's Your Reaction?


