Perkuat SDM, Lapas Atambua Ikuti Uji Kompetensi ProASN
Atambua, INFO_PAS - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Atambua, Antonio Da Costa, bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Henok Mabilehi, dan Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU), Jeremias Gusmao, mengikuti Uji Kompetensi Program Kebijakan Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN) di UPT Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kupang, Kamis (27/8). Keikutsertaan tiga pejabat tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Atambua memperkuat kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia (SDM).
Uji kompetensi yang diselenggarakan BKN tersebut diikuti 32 peserta dari perwakilan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan diawali pukul 07.30 WITA dan dibuka Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Ditjenpas) NTT, Decky Nurmansyah.
Kalapas Atambua menyatakan keikutsertaan jajarannya dalam ProASN jadi kesempatan untuk mengukur sekaligus meningkatkan kapasitas pejabat dalam menjalankan tugas.
"Kami jajaran Lapas Atambua berkomitmen penuh mengikuti seluruh tahapan ProASN. Ini adalah wujud komitmen kami untuk terus mengukur dan meningkatkan kapasitas diri demi memberikan pelayanan publik yang berintegritas dan maksimal," tegas Antonio.
Senada dengan hal tersebut, Kasubag TU Lapas Atambua menilai asesmen tersebut dapat menjadi pijakan dalam meningkatkan efektivitas kinerja organisasi.
"Kami optimis hasil dari ProASN ini menjadi pijakan kuat dalam meningkatkan efektivitas kinerja organisasi ke depan," tutur Jeremias.
Dalam arahannya, Kakanwil Ditjenpas NTT menyampaikan bahwa ProASN menjadi instrumen untuk memetakan potensi, kompetensi, kinerja, dan preferensi karier ASN sebagai bagian dari penerapan manajemen talenta dan sistem merit.

"Program nasional berbasis digital ini dirancang BKN untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai potensi, kompetensi, kinerja, hingga preferensi karier ASN sebagai dasar penerapan manajemen talenta yang objektif dan terukur. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari penerapan sistem merit dalam pembinaan karier ASN guna memetakan serta mengukur kompetensi teknis, manajerial, dan sosio-kultural para pejabat. Selamat mengikuti ujian, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kelancaran dan hasil terbaik bagi kita semua," ujar Decky Nurmansyah.
Usai arahan Kakanwil, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan teknis dari tim UPT BKN Kupang mengenai tata tertib dan alur pelaksanaan ujian berbasis komputer (computer-based test).
Melalui keikutsertaan dalam Uji Kompetensi ProASN, Lapas Atambua terus dorong penguatan kualitas SDM yang kompeten, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat dan Anak Binaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Atambua
What's Your Reaction?


