Perluas Layanan Pemasyarakatan, Bapas Ambon Resmikan Pos Bapas Namlea

Perluas Layanan Pemasyarakatan, Bapas Ambon Resmikan Pos Bapas Namlea

Namlea, INFO_PAS - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Ambon buka secara resmi Pos Bapas Namlea, Senin (9/2), sebagai langkah konkret memperluas jangkauan layanan Pemasyarakatan. Kehadiran pos ini ditujukan untuk mendekatkan pelayanan pembimbingan kemasyarakatan kepada Klien Pemasyarakatan dan masyarakat di wilayah Kabupaten Buru.

Pembukaan Pos Bapas Namlea dilaksanakan oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Muda, Milza Titaley dan PK Pertama, Hary Ginting yang ditugaskan secara langsung untuk melaksanakan fungsi pelayanan, pembimbingan, pengawasan, serta pendampingan Klien Pemasyarakatan di wilayah tersebut. Keberadaan pos ini diharapkan mampu mengatasi kendala jarak dan akses layanan yang selama ini dihadapi.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, kedua PK juga melakukan koordinasi dengan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas III Namlea, Muhammad M. Marasabessy. Koordinasi ini bertujuan memperkuat sinergi antarunit pelaksana teknis Pemasyarakatan guna memastikan kesinambungan pembinaan Warga Binaan, mulai dari masa pembinaan di dalam Lapas hingga proses reintegrasi ke masyarakat.

Kepala Bapas Ambon, Ellen Risakotta, menyampaikan bahwa pembukaan Pos Bapas Namlea merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas layanan Pemasyarakatan.

“Pos Bapas ini dihadirkan agar layanan pembimbingan dan pengawasan Klien dapat dilakukan lebih dekat, cepat, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad M. Marasabessy menyambut baik pembukaan Pos Bapas Namlea dan menilai kolaborasi Lapas dan Bapas sebagai kunci keberhasilan pembinaan.

“Sinergi yang kuat sangat dibutuhkan agar proses pembinaan berjalan berkelanjutan, baik di dalam Lapas maupun setelah Klien kembali ke masyarakat,” katanya.

PK Muda Milza Titaley menyampaikan bahwa kehadiran Pos Bapas Namlea memungkinkan pendekatan pembimbingan yang lebih kontekstual sesuai karakter wilayah.

“Dengan lebih dekat ke wilayah tugas, kami dapat memahami kondisi sosial Klien secara langsung dan menyusun strategi pembimbingan yang lebih tepat,” ungkap Milza.

PK Pertama Hary Ginting menambahkan bahwa Pos Bapas Namlea diharapkan menjadi simpul koordinasi layanan Pemasyarakatan di Pulau Buru.

“Pos ini tidak hanya menjadi tempat layanan, tetapi juga ruang kolaborasi untuk memperkuat peran pembimbingan kemasyarakatan dalam mendukung reintegrasi sosial,” tuturnya.

Dengan dibukanya Pos Bapas Namlea, Bapas Ambon berharap pelayanan Pemasyarakatan di Kabupaten Buru semakin optimal sehingga mendukung terwujudnya sistem Pemasyarakatan yang berkeadilan dan berkelanjutan. (afn)

 

Kontributor: Humas Bapas Ambon

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0