PK Bapas Amuntai Aktif dalam KPM, Perkuat Akses Pendidikan Klien Pemasyarakatan
Tapin, INFO_PAS – Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Pos Bapas Amuntai di Rantau tunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan aktif berkotribusi dalam Kelompok Peduli Masyarakat (KPM) pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Lathiiful Khabiir Kabupaten Tapin, Sabtu (28/3). Peran ini menjadi wujud nyata sinergi antara Bapas dan lembaga pendidikan nonformal dalam memberikan kesempatan belajar bagi Klien Pemasyarakatan agar dkembali berdaya dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, PK Bapas Amuntai aktif mendorong Klien Pemasyarakatan untuk mengikuti program pendidikan kesetaraan dan keterampilan yang diselenggarakan oleh PKBM Lathiiful Khabiir. Upaya ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan kemandirian Klien sebagai proses reintegrasi sosial.
Selaku PK, Anto Setiawan, menyampaikan pendidikan merupakan kunci utama dalam perubahan perilaku Klien. “Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, khususnya PKBM, agar Klien Pemasyarakatan mendapatkan hak pendidikan yang layak dan mampu membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ketua PKBM Lathiiful Khabiir Kabupaten Tapin, Syahdani Apasha, menyambut baik keterlibatan Bapas Amuntai dalam KPM. Ia menuturkan kolaborasi ini memberikan dampak positif dalam memperluas jangkauan layanan pendidikan bagi masyarakat, termasuk Klien Pemasyarakatan.
“Kami percaya pendidikan adalah jembatan perubahan. Dengan dukungan Bapas Amuntai, program kami makin tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan,” ungkap Syahdani.
Sementara itu, Kepala Bapas Amuntai, Subiyanto, menegaskan pentingnya peran PK dalam menjembatani kebutuhan Klien dengan sumber daya yang ada di masyarakat. “PK tidak hanya melakukan pembimbingan, tetapi juga menjadi penggerak kolaborasi. Keterlibatannya dalam KPM ini merupakan langkah strategis untuk memastikan Klien Pemasyarakatan memperoleh akses pendidikan sebagai bekal hidup yang lebih baik,” tegasnya.
Hasil yang dicapai dari kegiatan ini menunjukkan progres positif, di antaranya terjalinnya koordinasi yang lebih intensif antara Bapas dan PKBM, serta meningkatnya motivasi dan kepercayaan diri Klien dalam mengikuti proses pembelajaran. Diharapkan Kien Pemasyarakatan meningkatkan kapasitas diri, memperoleh keterampilan, dan lebih siap untuk kembali ke masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bukti pembinaan tidak hanya dilakukan di dalam Sistem Pemasyarakatan, tetapi juga melibatkan peran aktif masyarakat dalam mendukung perubahan berkelanjutan. (IR)
Kontributor: Bapas Amuntai
What's Your Reaction?


