PKBM Warga Mandiri Lapas I Cipinang Hadirkan Edukasi Campak dan DBD bagi Warga Binaan
Jakarta, INFO_PAS - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Warga Mandiri Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus memperkuat kualitas pembelajaran melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Kali ini, PKBM Warga Mandiri bekerja sama dengan Ehipassiko Foundation berikan edukasi kesehatan mengenai penyakit campak dan Demam Berdarah Dengue (DBD) kepada siswa Warga Binaan, Rabu (6/5).
Kegiatan yang berlangsung di ruang pembelajaran PKBM tersebut hadirkan pemateri dari Ehipassiko Foundation yang memberikan penjelasan mengenai penyebab, gejala, hingga upaya pencegahan kedua penyakit, termasuk pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat.
Pembelajaran berlangsung interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mendapatkan pemahaman praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Lapas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa pendidikan di PKBM tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan kesadaran hidup sehat sebagai bagian dari pembinaan karakter.
“Pembelajaran seperti ini penting agar warga binaan memiliki pemahaman yang baik tentang kesehatan diri dan lingkungan. Kami ingin pendidikan di PKBM tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk pola hidup yang disiplin, sehat, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan, Bambang Setiawan, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan pihak eksternal menjadi langkah strategis untuk memperluas wawasan Warga Binaan.
“Kami terus mendorong pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Edukasi kesehatan ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan,” jelasnya.
Perwakilan Ehipassiko Foundation, dr. Bambang, menjelaskan bahwa campak dan DBD masih menjadi perhatian serius di masyarakat sehingga diperlukan edukasi sejak dini.
“Pencegahan dimulai dari pengetahuan. Dengan memahami gejala dan cara penularannya, peserta diharapkan mampu menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Salah satu siswa PKBM, FF, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan tersebut. “Kami jadi lebih paham tentang bahaya campak dan DBD serta cara pencegahannya. Materinya mudah dipahami dan sangat bermanfaat,” ujarnya.
Lapas I Cipinang hadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga membangun kesadaran hidup sehat, disiplin, dan kepedulian sosial sebagai bagian dari pembinaan Warga Binaan. Upaya ini selaras dengan semangat Kerja Nyata, Pelayanan Prima dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, edukatif, dan berdampak nyata. (afn)
Kontributor: Humas Lapas I Cipinang
What's Your Reaction?


