Pos Menara Rusak Berat, Lapas Atambua Libatkan Warga Binaan dalam Perbaikan

Pos Menara Rusak Berat, Lapas Atambua Libatkan Warga Binaan dalam Perbaikan

Atambua, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua mulai memugar pos menara atas yang alami kerusakan berat, Rabu (7/10). Perbaikan melibatkan tiga orang Warga Binaan yang memiliki keterampilan pertukangan dengan pengawasan petugas setiap hari pukul 08.00 hingga 16.00 WITA.

Perbaikan pos menara atas dilakukan untuk mengembalikan fungsi fasilitas pengamanan dan pengawasan di Lapas Atambua. Dengan kondisi fasilitas yang lebih baik, petugas dapat menjalankan pengawasan terhadap aktivitas di lingkungan Lapas secara optimal.

Kepala Lapas (Kalapas) Atambua, Antonio Da Costa, menegaskan bahwa perbaikan pos menara atas jadi prioritas meski dilakukan di tengah efisiensi anggaran.

“Perbaikan sarana vital ini merupakan prioritas mendesak yang harus segera diselesaikan karena pos menara atas bertindak sebagai 'mata utama' dalam memantau seluruh aktivitas Warga Binaan demi menjamin efektivitas deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Pelibatan Warga Binaan ini adalah bukti nyata bahwa program pembinaan, khususnya keterampilan pertukangan, benar-benar berdampak positif dan bermanfaat. Jadi selain mengasah skill mereka di lapangan, keringat dan kerja keras mereka tentu kami hargai secara layak melalui pemberian premi,” ujar Kalapas.

Kepala Subbagian Tata Usaha, Jeremias Gusmao, menjelaskan kondisi pos menara yang membuat perbaikan harus segera dilakukan.

“Bangunan ini memang fasilitas lama yang berdiri sejak tahun 1986 dan belum pernah direnovasi sama sekali. Kondisinya sudah rusak berat sejak 2008, seperti plafon yang rubuh hingga tangga yang mulai keropos. Karena keterbatasan anggaran, baru tahun ini bisa kami eksekusi. Perbaikan ini sangat mendesak karena jika dibiarkan tentu sangat membahayakan keselamatan petugas kami yang bertugas di menara atas,” jelas Jeremias.

Salah seorang Warga Binaan, VM, yang terlibat dalam pengerjaan pemugaran mengaku bersyukur mendapat kepercayaan untuk menggunakan keterampilan yang dipelajarinya selama menjalani pembinaan.

“Kami sangat bersyukur bisa berkontribusi pada perbaikan pos menara ini. Keterampilan pertukangan yang kami pelajari selama di dalam Lapas akhirnya bisa kami gunakan secara nyata. Ditambah lagi, adanya premi kerja ini jadi motivasi lebih buat kami, hasilnya bisa ditabung dan sangat membantu,” ujar VM.

Pemugaran ditargetkan selesai sesuai rencana sehingga pos menara atas dapat kembali berfungsi dengan baik. Perbaikan ini sekaligus memberi kesempatan bagi Warga Binaan untuk menerapkan keterampilan pertukangan yang mereka miliki. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Atambua

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0