Program Baca Al-Qur’an Dorong Warga Binaan Lapas Perempuan Palu Mampu Baca dan Pahami Ayat Suci

Program Baca Al-Qur’an Dorong Warga Binaan Lapas Perempuan Palu Mampu Baca dan Pahami Ayat Suci

Sigi, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Palu bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sigi laksanakan pembinaan kerohanian berupa belajar baca Iqra dan Al-Qur’an bagi Warga Binaan, Selasa (12/11). Bertempat di Musala An-Nisa Lapas Perempuan Palu, kegiatan ini dipandu oleh Penyuluh Agama Islam dari Kemenag Kabupaten Sigi dan diikuti 126 Warga Binaan beragama Islam.

Program pembinaan ini menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk memperdalam pemahaman agama, khususnya dalam membaca dan memahami Al-Qur’an. Melalui pendampingan intensif, para peserta yang sebelumnya belum mengenal huruf hijaiyah, kini mulai bisa membaca Iqra dan Al-Qur’an secara bertahap dengan bimbingan para penyuluh agama.

Kepala Lapas Perempuan Palu, Yoesiana, memberikan apresiasi atas kerja sama yang baik dengan Kemenag Kabupaten Sigi. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk nyata pembinaan kepribadian dan peningkatan kualitas iman Warga Binaan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini berjalan berkelanjutan karena manfaatnya sangat besar. Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, Warga Binaan mendapatkan ketenangan batin dan motivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.

Penyuluh Agama Islam dari Kemenag Kabupaten Sigi, Suartin, menyampaikan kegiatan ini bukan sekadar mengajarkan teknik membaca Al-Qur’an, tetapi sarana untuk menumbuhkan kesadaran spiritual di kalangan Warga Binaan. “Kami berusaha membimbing dengan sabar dari tahap paling dasar. Banyak dari mereka yang awalnya belum bisa sama sekali membaca huruf Hijaiyah, namun kini perlahan mulai lancar dan makin semangat untuk belajar. Ini merupakan kemajuan yang patut disyukuri,” pujinya.

Sementara itu, Nisrina, staf subseksi pembinaan yang mengawasi kegiatan pembinaan, mengungkapkan kegiatan ini telah menunjukkan hasil yang positif dari waktu ke waktu. “Dari kegiatan yang kami laksanakan secara rutin, terlihat perkembangan nyata. Beberapa Warga Binaan yang dulunya sama sekali belum mampu membaca kini sudah bisa mengikuti bacaan dengan baik. Bahkan, ada yang mulai membantu teman-temannya. Ini menjadi bukti pembinaan rohani memberikan perubahan positif, baik dari segi kemampuan maupun sikap,” tuturnya.

Program pembinaan baca Iqra dan Al-Qur’an ini akan dilaksanakan berkesinambungan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian berbasis spiritual di Lapas Perempuan Palu. Diharapkan melalui kegiatan ini, Warga Binaan tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami maknanya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. (IR)            

 

Kontributor: LPP Palu

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0