Program Ketahanan Pangan Konsisten, Lapas Kuala Tungkal Kembali Panen Terung
Kuala Tungkal, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kuala Tungkal kembali panen hasil kebun sayuran berupa terung mencapai 20 kilogram, Kamis (18/12). Panen tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program ketahanan pangan yang dijalankan secara berkelanjutan di lingkungan Lapas.
Kegiatan pertanian ini dilaksanakan pada lahan terbatas yang berada di area brandgang atau jalan patroli Lapas. Meski berada di ruang sempit, pemanfaatan lahan dilakukan secara optimal sehingga mampu menghasilkan panen yang stabil dan berkelanjutan.
Kepala Subseksi Kegiatan Kerja Lapas Kuala Tungkal, Sunaryak, menjelaskan bahwa program pertanian ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan sekaligus implementasi salah satu dari 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Kami mendorong Warga Binaan untuk terlibat langsung dalam pengelolaan lahan pertanian. Mereka dibimbing sejak tahap penyemaian, perawatan tanaman, hingga panen. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran keterampilan yang bermanfaat setelah bebas nanti,” ujar Sunaryak.
Selain dimanfaatkan untuk kebutuhan internal, hasil panen terung juga dipasarkan kepada pelaku UMKM di sekitar Lapas. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan nilai tambah sekaligus mendukung keberlanjutan program kemandirian pangan.
Salah satu Warga Binaan, F, mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam kegiatan pertanian tersebut. “Saya senang bisa ikut menanam sampai panen. Ilmu bertani ini sangat berguna dan memberi motivasi untuk ke depan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja Lapas Kuala Tungkal, Ali Sodikin, menegaskan bahwa panen terung ini menjadi indikator keberhasilan sistem pembinaan yang dibangun secara konsisten.
“Panen ini menunjukkan bahwa program ketahanan pangan berjalan dengan baik. Tidak hanya menghasilkan sayuran, tetapi juga membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, dan keterampilan kerja Warga Binaan sebagai bekal reintegrasi sosial,” jelasnya.
Melalui pemanfaatan lahan yang ada secara produktif, Lapas Kuala Tungkal terus berupaya menghadirkan pembinaan yang berdampak nyata, sekaligus mendukung ketahanan pangan secara berkelanjutan di lingkungan Pemasyarakatan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Kuala Tungkal
What's Your Reaction?


