Program Pendidikan Kesetaraan Paket B Lapas Narkotika Karang Intan Dalami Tarian Tradisional

Program Pendidikan Kesetaraan Paket B Lapas Narkotika Karang Intan Dalami Tarian Tradisional

Karang Intan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan bekali Warga Binaan dengan pengetahuan dan keterampilan seni melalui pembelajaran Seni Budaya dalam program pendidikan kesetaraan Paket B. Pada Senin (10/8), materi pembelajaran mengenalkan berbagai tarian tradisional Indonesia sebagai upaya mengembangkan kreativitas sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bangsa yang diikuti 18 Warga Binaan di ruang belajar Lapas Narkotika Karang Intan.

Pembelajaran tersebut menghadirkan petugas Lapas Narkotika Karang Intan, Nurbaiti, sebagai tutor Program Pendidikan Kesetaraan Paket B yang merupakan perpanjangan tangan dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Annisa Kecamatan Karang Intan. Kegiatan ini menjadi kolaborasi dalam memberikan akses pendidikan sekaligus mengembangkan potensi dan kreativitas Warga Binaan selama menjalani masa pembinaan.

Nurbaiti menyampaikan materi mengenai tarian tradisional Indonesia. Warga Binaan diperkenalkan dengan keberagaman seni tari yang berkembang di berbagai daerah, mulai dari asal-usul, karakteristik, makna gerakan, hingga nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Melalui materi tersebut, Warga Binaan diajak memahami tarian tradisional bukan sekadar rangkaian gerakan, tetapi merupakan warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, filosofi, dan identitas masyarakat di setiap daerah. Pemahaman tersebut diharapkan menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya Indonesia sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap seni tradisional.

Nurbaiti menyampaikan bembelajaran Seni Budaya menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengenalkan nilai-nilai budaya kepada Warga Binaan. “Kami ingin mengenalkan kepada Warga Binaan bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam. Selain menambah pengetahuan, pembelajaran ini juga menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan apresiasi terhadap seni, dan menanamkan rasa bangga terhadap budaya bangsa,” ujarnya.

Proses pembelajaran berlangsung secara interaktif dengan memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk mengenal berbagai tarian tradisional, mendiskusikan karakteristik gerakannya, dan memahami makna yang terkandung dalam setiap tarian. Peserta didik juga diajak untuk mengenali unsur-unsur seni tari, seperti gerak, irama, ekspresi, dan kekompakan dalam sebuah pertunjukan.

Salah satu peserta program pendidikan kesetaraan Paket B berinisial HFZ menyampaikan pembelajaran Seni Budaya memberikan pengalaman baru dalam mengenal keberagaman tarian tradisional Indonesia. “Pembelajaran hari ini menarik karena kami bisa mengenal berbagai tarian tradisional dari daerah yang berbeda. Kami jadi mengetahui setiap tarian memiliki gerakan dan makna berbeda. Selain menambah pengetahuan, pembelajaran ini juga membuat kami lebih menghargai budaya Indonesia,” tuturnya.

Program pendidikan kesetaraan Paket B menjadi komitmen Lapas Narkotika Karang Intan dalam memberikan pembinaan yang menyentuh aspek pendidikan, keterampilan, dan pengembangan kepribadian Warga Binaan. Melalui pembelajaran Seni Budaya, Warga Binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan kreativitas dan potensi diri.

Melalui kerja sama dengan PKBM Annisa Kecamatan Karang Intan, Lapas Narkotika Karang Intan terus mendukung penyelenggaraan pendidikan kesetaraan sebagai bentuk pemenuhan hak Warga Binaan untuk memperoleh pendidikan selama menjalani masa pembinaan. Pembelajaran seni dan budaya yang berkelanjutan diharapkan menjadi sarana positif dalam membangun karakter, meningkatkan kreativitas, dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bangsa sebagai bekal dalam menjalani kehidupan setelah kembali ke masyarakat.

 

 

Kontributor: LPN Karang Intan

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0