Refleksi Akhir Tahun, Rutan Majene Gelar Doa Bersama Sambut 2026

Refleksi Akhir Tahun, Rutan Majene Gelar Doa Bersama Sambut 2026

Majene, INFO_PAS - Tutup tahun 2025 dengan refleksi dan harapan baru, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene gelar doa bersama akhir tahun di Masjid Nurul Ikhsan Rutan Majene, Selasa (30/12). Kegiatan ini menjadi ruang bersama untuk evaluasi diri sekaligus menyiapkan semangat baru dalam menyongsong tahun 2026.

Doa bersama dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur atas pelaksanaan tugas dan pengabdian sepanjang tahun 2025, sekaligus memohon kelancaran, keselamatan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas di tahun mendatang. Kegiatan dipimpin oleh ustaz dan diikuti seluruh pegawai, staf penjagaan, peserta magang, serta Warga Binaan.

Kepala Rutan Majene, Christy J. Thenu, menyampaikan bahwa doa bersama ini bukan sekadar penutup tahun, melainkan momentum penting untuk melakukan evaluasi diri dan memperkuat kebersamaan.

“Doa bersama ini menjadi momentum evaluasi diri, memperkuat solidaritas antarpegawai, sekaligus mengawali tahun 2026 dengan semangat baru,” tuturnya.

Ia juga berharap seluruh jajaran Rutan Majene dapat terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan Pemasyarakatan yang profesional dan humanis di tahun yang akan datang.

“Saya berharap seluruh jajaran senantiasa meningkatkan kinerja, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan Pemasyarakatan yang profesional serta humanis kepada masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Ustaz Arifin Roar mengajak seluruh peserta untuk menjadikan akhir tahun sebagai waktu merenung dan introspeksi diri, dengan mengingat kembali kesalahan yang pernah dilakukan sebagai bekal perbaikan ke depan.

“Mari kita lebih banyak merenung di penghujung tahun, mengingat kesalahan yang lalu sebagai bentuk introspeksi diri, serta memohon keberkahan dan kelancaran untuk tahun yang akan datang,” ajaknya.

Dari sisi Warga Binaan, Gafur, menilai doa bersama ini memberi ruang harapan dan penguatan batin. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momen penting untuk memohon ampunan dan menata niat agar menjadi pribadi yang lebih baik.

“Doa bersama ini menjadi momentum bagi kami untuk introspeksi diri, memohon ampunan, dan berharap ke depannya dapat menjadi pribadi yang lebih baik,” tuturnya.

Rutan Majene menjadikan refleksi sebagai fondasi perbaikan berkelanjutan, sejalan dengan nilai Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel (PRIMA) dalam pelaksanaan tugas Pemasyarakatan. (afn)

 

Kontributor: Humas Rutan Majene

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0