Residen Rehabilitasi Lapas Narkotika Karang Intan Terapkan Burnout Management

Residen Rehabilitasi Lapas Narkotika Karang Intan Terapkan Burnout Management

Karang Intan, INFO_PASSebanyak 240 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan mengikuti program rehabilitasi sosial. Program yang sudah berjalan hampir empat bulan tersebut bertujuan salah satunya untuk melatih residen agar mampu melakukan manajemen kelelahan bagi diri (burnout management).

 

Rehabilitasi sosial yang diselenggarakan pada Sabut (30/4) ini yakni rehabilitasi modalitas therapeutic community. Kegiatan lebih menekankan pada terapi perubahan perilaku adiktif menjadi adaptif, dengan kebiasaan baru yang lebih baik. Burnout management membantu residen dalam memfasilitasi penyelesaian masalah internal yang dihadapi saat menjalani program inti.

 

Rehabilitasi yang dilakukan diharapkan dapat merubah perilaku WBP, yang sebelumnya candu terhadap narkotika, setelah mengikuti rehabilitasi selama satu semester diharapkan dapat berubah menjadi pribadi yang lebih adaptif, produktif, dan menjadi pribadi baru yang lebih baik dari sebelumnya. Residen mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya, semua pihak yang terlibat dapat bersama-sama menyukseskan pelaksanaan rehabilitasi ini,ungkap Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Wahyu Susetyo.

 

Salah satu isu yang ditemukan oleh konselor adiksi pada awal konseling adalah kondisi burnout yang dialami oleh klien, baik secara fisik maupun psikis. Beberapa tanda klien mengalami burnout dapat terlihat dari lelahnya fisik, pengendalian emosi yang kurang baik, dan kurangnya motivasi. Jika kondisi ini dibiarkan dalam jangka panjang, akan berisiko menimbulkan stress.

 

Konselor adiksi mengajarkan burnout management dan dampak burnout kepada klien rehabilitasi. Klien diarahkan untuk dapat terbuka mengenai apa yang sedang dirasakannya, mengendalikan emosi, menumbuhkan motivasi untuk pulih, serta berpikiran positif. Hal ini penting untuk menurunkan tingkat stress residen selama mengikuti rehabilitasi sosial.

 

Hasil konseling individu yang dilakukan oleh konselor adiksi pada bulan April 2022, burnout yang banyak dialami oleh klien pada awal program sudah jauh menurun dan motivasi dari klien untuk pulih juga meningkat. Selain itu, diungkapkan pula adanya perubahan positif dari diri klien baik dari segi perilaku maupun emosinya.

 

Selama mengikuti rehabilitasi di Lapas ini, kami merasa menjadi lebih baik, dan apa yang selama ini menjadi beban di hati kami perlahan-lahan sudah jauh berkurang. Ditambah dengan dukungan dari Bapak-Bapak konselor untuk pemulihan kami, sehingga kami pun semakin bersemangat untuk menjaga pemulihan kami, untuk diri dan keluarga,ungkap salah seorang klien rehabilitasi. (prv)

 

 

Kontributor: Lapas Narkotika Karang Intan

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0