Rutan Ambon dan BPVP Ambon Buka Pelatihan Pengelasan dan Mebel bagi Warga Binaan

Rutan Ambon dan BPVP Ambon Buka Pelatihan Pengelasan dan Mebel bagi Warga Binaan

Ambon, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon resmi membuka pelatihan keterampilan pengelasan dan mebel bagi Warga Binaan melalui kerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ambon, Senin (3/8). Kegiatan ini merupakan program pembinaan kemandirian yang bertujuan memberikan bekal keterampilan kerja kepada Warga Binaan agar lebih siap kembali ke tengah masyarakat.

Melalui kerja sama antara Rutan Ambon dan BPVP Ambon ini, Warga Binaan akan mengikuti pelatihan keterampilan di bidang pengelasan dan mebel. Dalam pelaksanaannya, peserta akan mendapatkan pembelajaran teori maupun praktik terkait teknik pengelasan, penggunaan peralatan kerja, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, serta proses pembuatan berbagai produk berbahan logam.

Selain itu, Warga Binaan akan dibekali kemampuan dalam mengolah bahan kayu menjadi berbagai produk perabot atau furnitur yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Pelatihan ini diharapkan meningkatkan kreativitas, keterampilan teknis, dan kemampuan Warga Binaan dalam menghasilkan karya yang dapat dikembangkan setelah kembali ke masyarakat.

Pelaksana Tugas Kepala Rutan Ambon, Jefry, menyampaikan pembinaan kemandirian melalui pelatihan keterampilan menjadi salah satu komitmen dalam memberikan pelayanan dan pembinaan bermanfaat bagi Warga Binaan. Ia juga mengapresiasi kerja sama yang terjalin dengan BPVP Ambon yang telah mendukung pelaksanaan program pembinaan di Rutan Ambon. Menurutnya, sinergi antarinstansi sangat penting dalam menciptakan program pembinaan berkualitas dan memberikan dampak positif bagi Warga Binaan.

"Pelatihan ini merupakan bentuk upaya kami dalam memberikan bekal keterampilan kepada Warga Binaan. Kami berharap ilmu yang diperoleh selama mengikuti pelatihan pengelasan dan mebel menjadi modal bagi mereka untuk bekerja maupun membuka peluang usaha secara mandiri setelah kembali ke masyarakat," harap Jefry.

Sementara itu, Ferdinandus R. Sampe selaku Subkoordinator Penyelenggara BPVP Ambon bersama tim menyampaikan kesiapan pihaknya dalam memberikan pelatihan berbasis kompetensi kepada Warga Binaan. “Bersama tenaga instruktur berpengalaman, kami akan membimbing peserta memahami dan mempraktikkan keterampilan sesuai standar pelatihan vokasi,” janjinya.

Salah satu peserta pelatihan, Warga Binaan berinisial ANO menyampaikan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan Rutan Ambon bersama BPVP Ambon untuk mengikuti pelatihan tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi kesempatan berharga untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal setelah menjalani masa pidana.

"Semoga ilmu yang kami dapatkan menjadi bekal untuk bekerja dan berguna ketika kami kembali ke masyarakat," harap ANO.

Melalui pelatihan pengelasan dan mebel ini, Rutan Ambon terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pembinaan produktif dan berkelanjutan. Dengan adanya keterampilan kerja yang dimiliki, Warga Binaan diharapkan menjadi pribadi yang lebih mandiri, percaya diri, dan siap berkontribusi secara positif di lingkungan masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Ambon

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0