Rutan Ambon Salurkan Premi Barbershop, Penghargaan atas Produktivitas Warga Binaan
Ambon, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus dorong peningkatan keterampilan dan produktivitas Warga Binaan melalui program pembinaan kemandirian, salah satunya melalui kegiatan barbershop. Warga Binaan yang terlibat pun menerima premi sebagai apresiasi atas jasa dan hasil kerja yang telah mereka berikan.
Sepanjang bulan Juli, tercatat sebanyak 58 Warga Binaan telah memanfaatkan layanan barbershop Rutan Ambon. Tingginya antusiasme Warga Binaan terhadap layanan tersebut menunjukkan program pembinaan ini mendapatkan respons positif dan memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan.
Pelaksana Tugas Kepala Rutan Ambon, Jefry R. Persulessy, menegaskan pemberian premi merupakan penghargaan atas kerja keras, dedikasi, dan keterampilan yang ditunjukkan Warga Binaan selama mengikuti program pembinaan. "Premi yang diberikan bukan sekadar bernilai materi, tetapi juga penghargaan atas usaha dan keterampilan yang terus mereka kembangkan. Kami berharap apresiasi ini memotivasi Warga Binaan untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang mandiri ketika kembali ke tengah masyarakat," harapnya, Rabu (5/8).
Senada, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Rido, menyampaikan program pembinaan kemandirian melalui barbershop memberikan manfaat besar bagi Warga Binaan, baik dari sisi keterampilan maupun pembentukan karakter. "Warga Binaan dilatih untuk memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, ketelitian, dan etika dalam memberikan pelayanan. Keterampilan ini diharapkan menjadi bekal bagi mereka untuk memperoleh pekerjaan ataupun membuka usaha secara mandiri setelah menjalani masa pidana," ujarnya.
Salah satu Warga Binaan berinisial A.N.G. yang bertugas sebagai tukang cukur di barbershop Rutan Ambon bersyukur atas apresiasi yang diberikan. Kepercayaan yang diberikan untuk melayani sesama Warga Binaan sekaligus menerima premi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan memberikan pelayanan terbaik.
"Kegiatan barbershop membuat saya bisa mengembangkan keterampilan mencukur rambut sekaligus belajar bertanggung jawab dalam bekerja. Premi yang saya terima menjadi penyemangat bagi saya untuk terus berkarya dan mempersiapkan diri agar memiliki bekal ketika kembali ke masyarakat," ungkap Glen.
Melalui pembinaan yang produktif dan pemberian premi sebagai bentuk apresiasi, Rutan Ambon berkomitmen untuk terus mendorong Warga Binaan agar memiliki rasa percaya diri, semangat berkarya, dan kemampuan yang dapat menjadi bekal dalam membangun kehidupan yang lebih baik. Ke depan, program pembinaan kemandirian seperti Barbershop diharapkan terus berkembang sehingga mencetak Warga Binaan terampil, produktif, dan siap berkontribusi secara positif di tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Rutan Ambon
What's Your Reaction?


