Rutan Majene Asesmen 15 Warga Binaan Calon Peserta Program Rehabilitasi dan Reedukasi

Rutan Majene Asesmen 15 Warga Binaan Calon Peserta Program Rehabilitasi dan Reedukasi

Majene, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene gelar asesmen terhadap Warga Binaan sebagai persiapan program rehabilitasi dan reedukasi. Kegiatan ini berlangsung di aula Rutan Majene melibatkan tim asesor dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Polewali, Kamis (8/10). Sebanyak 15 Warga Binaan ikuti asesmen untuk mengetahui kelayakan dan kesiapan mereka dalam mengikuti program tersebut.

Asesmen jadi tahapan penting untuk menentukan peserta program sesuai kebutuhan, kondisi, dan hasil penilaian masing-masing Warga Binaan. Melalui proses ini, program rehabilitasi dan reedukasi diharapkan berjalan terarah dan memberi manfaat bagi peserta.

Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, menyampaikan bahwa asesmen merupakan bagian dari upaya tingkatkan kualitas pembinaan melalui program yang sesuai dengan kebutuhan Warga Binaan.

“Pelaksanaan asesmen ini menjadi langkah penting untuk memastikan program pembinaan diberikan secara terarah dan sesuai dengan kebutuhan Warga Binaan. Kami berharap peserta yang dinyatakan lolos dapat mengikuti program dengan sungguh-sungguh, membangun pola pikir yang lebih positif, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat dengan bekal yang lebih baik,” ungkap Christy.

Sementara itu, Herman, salah satu tim asesor dari Bapas Polewali, menjelaskan bahwa asesmen bertujuan menilai kesiapan dan kesesuaian Warga Binaan untuk mengikuti program rehabilitasi dan reedukasi.

“Melalui asesmen ini, kami melakukan penilaian terhadap Warga Binaan sebagai bagian dari proses perencanaan program pembinaan. Harapannya, proses ini dapat mendukung pelaksanaan rehabilitasi dan reedukasi secara tepat sasaran serta membantu Warga Binaan dalam meningkatkan kualitas diri dan mempersiapkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik,” tutur Herman.

Salah satu Warga Binaan yang mengikuti asesmen, I, berharap kesempatan mengikuti program rehabilitasi dan reedukasi dapat jadi dorongan untuk memperbaiki diri.

“Saya berharap dapat mengikuti program pembinaan dengan baik dan memperoleh banyak pelajaran yang bermanfaat. Bagi saya, kesempatan ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” ujar I.

Keterlibatan Bapas Polewali wujud kerja sama antarunit pelaksana teknis Pemasyarakatan dukung pembinaan yang terencana dan berkelanjutan. Rutan Majene dukung pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku, peningkatan kualitas diri, dan kesiapan kembali ke masyarakat. S

ebanyak enam Warga Binaan dinyatakan lolos dan diharapkan dapat mengikuti program rehabilitasi dan reedukasi secara optimal sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan produktif setelah kembali ke masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Rutan Majene

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0