Lapas Ambon Selesaikan Pesanan Lemari Gantung, Kualitas Karya Warga Binaan Diapresiasi

Lapas Ambon Selesaikan Pesanan Lemari Gantung, Kualitas Karya Warga Binaan Diapresiasi

Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon kembali hasilkan produk mebel melalui pembinaan kemandirian Warga Binaan. Kali ini, Warga Binaan berhasil selesaikan pesanan lemari gantung dengan hasil pengerjaan yang rapi, Kamis (9/10).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang rutin diberikan kepada Warga Binaan. Melalui pelatihan pertukangan dan pengelasan, mereka dibekali keterampilan teknis agar siap mandiri dan produktif setelah kembali ke masyarakat.

Pengerjaan lemari gantung dilakukan secara teliti melalui beberapa tahapan konstruksi.

Kepala Urusan Kegiatan Kerja, Zulkipli Salampessy, menjelaskan bahwa proses pembuatan dimulai dari perancangan rangka utama menggunakan besi hollow yang kokoh untuk memastikan ketahanan struktur produk.

"Proses pembuatan kami awali dengan menyusun kerangka menggunakan besi hollow pilihan yang kuat dan presisi. Setelah itu, dilanjutkan dengan pemasangan triplek sebagai dinding serta pelapisan permukaan menggunakan High Pressure Laminate (HPL) untuk memberikan hasil akhir yang rapi, tahan lama, dan memiliki estetika yang elegan," ujar Zulkipli Salampessy saat ditemui di bengkel kerja Lapas Ambon.

Ia menambahkan bahwa seluruh proses pengerjaan diawasi petugas instruktur berpengalaman untuk memastikan Warga Binaan menerapkan teknik pengerjaan secara aman dan profesional.

Bagi Warga Binaan yang terlibat, program ini turut membangun rasa percaya diri. Salah seorang Warga Binaan, SM, mengungkapkan rasa syukur karena mendapat kesempatan mengasah keahlian baru selama menjalani masa pembinaan.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bimbingan yang diberikan di sini. Melalui pelatihan membuat lemari gantung ini, saya tidak hanya belajar teknik pertukangan besi dan kayu, tetapi juga merasa memiliki keahlian nyata yang kelak bisa saya gunakan untuk mencari nafkah secara halal setelah bebas nanti," tutur SM penuh antusias.

Hasil pengerjaan tersebutdapat apresiasi dari pelanggan. Richard Louhenapessy, salah seorang pembeli yang beberapa kali memesan produk mebel di Lapas Ambon, mengaku puas dengan kualitas dan kerapian hasil pengerjaan.

"Saya sudah beberapa kali memesan berbagai perabot di sini, dan hasilnya tidak pernah mengecewakan. Kualitas pengerjaan rangka besi hollow hingga kerapian lapisan HPL pada lemari gantung pesanan saya kali ini sangat rapi dan presisi, membuktikan bahwa pembinaan kemandirian di Lapas Ambon benar-benar dikelola secara profesional," ungkap Richard Louhenapessy.

Sementara itu, Kepala Lapas Ambon, S. Hendra Budiman, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong pembinaan kemandirian yang berorientasi pada peningkatan keterampilan kerja Warga Binaan.

"Kami di Lapas Ambon terus mengoptimalkan fungsi pembinaan agar Warga Binaan memiliki bekal keterampilan yang produktif. Kepuasan pelanggan yang kembali memesan untuk kesekian kalinya adalah bukti nyata bahwa produk karya Warga Binaan kita memiliki kualitas daya saing yang tinggi di tengah masyarakat," tegas S. Hendra Budiman.

Melalui pembinaan kemandirian, Lapas Ambon bekali Warga Binaan dengan keterampilan yang dapat jadi bekal untuk membangun masa depan yang lebih mandiri dan produktif setelah bebas. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Ambon

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0