Rutan Majene Panen 23 Kg Sawi dan 16 Kg Kangkung di Area Brandgang
Majene, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene panen 23 kilogram sawi dan 16 kilogram kangkung dari area brandgang Rutan, Sabtu (3/10). Kegiatan tersebut bagian dari program ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan.
Proses perawatan hingga pemanenan melibatkan peserta magang dan Warga Binaan dengan pengawasan Pembina Kemandirian Rutan Majene. Melalui kegiatan bercocok tanam, Warga Binaan dapat pengalaman dan keterampilan praktis di bidang pertanian.
Pembina Kemandirian Rutan Majene, Munardi Sakti, mengatakan kegiatan pertanian tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga mengajarkan kedisiplinan dan tanggung jawab.
“Setiap proses dalam kegiatan pertanian memiliki nilai pembelajaran. Mulai dari menanam, merawat, hingga memanen, semuanya membutuhkan kedisiplinan dan tanggung jawab. Kami terus mendorong agar Warga Binaan dapat memperoleh keterampilan yang nantinya bermanfaat ketika kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Salah seorang Warga Binaan yang terlibat, Amd, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut.
“Kami senang bisa ikut terlibat dari proses merawat tanaman sampai panen. Kegiatan ini mengajarkan kami untuk lebih sabar, disiplin, dan bertanggung jawab. Hasil panen seperti ini juga membuat kami merasa ikut menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” ungkap Amd.
Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, sampaikan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Asta Cita dan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan.
“Program ketahanan pangan di Rutan Majene kami arahkan agar tidak berhenti pada kegiatan produksi semata, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan Warga Binaan. Setiap hasil panen merupakan gambaran dari proses kerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang mereka jalani. Ke depan, kami akan terus mengoptimalkan lahan yang tersedia dan memperluas kegiatan produktif yang sejalan dengan Asta Cita serta Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ungkap Christy.
Sayur yang dipanen jadi hasil kegiatan produktif yang memberi ruang bagi Warga Binaan untuk kembangkan keterampilan pertanian sekaligus dukung program ketahanan pangan di Rutan Majene. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Majene
What's Your Reaction?


