Rutan Masohi Dorong Warga Binaan Tingkatkan Kemampuan Baca, Tulis, dan Hitung
Masohi, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Masohi terus dorong peningkatan kemampuan dasar Warga Binaan melalui pembelajaran baca, tulis, dan hitung (calistung) di Perpustakaan Manusela Brain. Pada Kamis (1/10), kegiatan ini diikuti tiga Warga Binaan yang masih membutuhkan pendampingan dalam membaca, menulis, dan berhitung.
Pembelajaran calistung diberikan langsung oleh peserta magang dari pelayanan tahanan didampingi oleh petugas pengamanan selama kegiatan berlangsung. Peserta magang mendampingi Warga Binaan secara bertahap, mulai dari mengenal dan membaca huruf, menulis, hingga latihan berhitung sederhana. Pendampingan dilakukan dengan menyesuaikan kemampuan masing-masing Warga Binaan agar proses belajar berlangsung nyaman.
Sementara itu, Warga Binaan lainnya memanfaatkan Perpustakaan Manusela Brain untuk membaca berbagai buku yang tersedia. Kegiatan tersebut menjadi upaya menambah pengetahuan dan wawasan selama menjalani masa pembinaan.
Peserta magang, Harlia Palahidu, mengatakan pendampingan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan masing-masing Warga Binaan. “Kami mengajarkan secara bertahap dan menyesuaikan dengan kemampuan mereka. Kalau ada yang belum mengerti, kami ulangi sampai mereka bisa mengikuti. Senang juga melihat mereka mau belajar dan tidak malu untuk bertanya,” tuturnya.
Salah satu Warga Binaan berinisial A.L. terbantu dengan adanya pendampingan dari peserta magang. Menurutnya, suasana belajar yang santai membuat dirinya lebih berani untuk kembali belajar. “Bapak dan ibu peserta magang mengajarnya pelan-pelan dan kami bisa bertanya kalau belum mengerti. Saya jadi lebih semangat belajar serta ingin bisa membaca dan menulis dengan lebih lancar,” ungkapnya
Sementara itu, Kepala Rutan Masohi, Idris Kilkoda, mengatakan kegiatan Calistung menjadi salah satu bentuk pembinaan yang memberikan bekal dasar bagi Warga Binaan. “Kemampuan membaca, menulis, dan berhitung merupakan bekal penting dalam kehidupan sehari-hari. Kami mendorong kegiatan ini terus dilakukan secara rutin dengan melibatkan peserta magang dan petugas agar Warga Binaan mendapatkan pendampingan yang baik,” jelasnya.
Rutan Masohi akan terus mendorong pemanfaatan Perpustakaan Manusela Brain sebagai ruang belajar bagi Warga Binaan, baik melalui pembelajaran calistung maupun kegiatan membaca. Langkah tersebut diharapkan meningkatkan kemampuan dan wawasan Warga Binaan sebagai bekal sebelum kembali ke tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Rutan Masohi
What's Your Reaction?


