Rutan Masohi Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Warga Binaan Pra-Lansia dan Lansia

Rutan Masohi Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Warga Binaan Pra-Lansia dan Lansia

Masohi, INFO_PAS – Kepedulian terhadap kesehatan Warga Binaan jadi bagian dari semangat Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Masohi peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia. Melalui bakti sosial, Rutan Masohi melaksanakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi Warga Binaan pralansia dan lanjut usia, Selasa (11/8).

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi tindak lanjut Surat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Republik Indonesia Nomor UM.01.01 Tahun 2026 Nomor M.IP-63.OT.02.01 Tahun 2025 tentang Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, di antaranya Layanan Pemeriksaan Kesehatan dan Bakti Sosial bagi Masyarakat di sekitar Unit Pelaksana Teknis Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Pelaksanaan CKG bagian dari upaya Rutan Masohi pantau kesehatan secara berkala, khususnya bagi Warga Binaan yang telah memasuki usia pralansia dan lansia. Selain mengetahui kondisi kesehatan, pemeriksaan juga diarahkan untuk menemukan faktor risiko sejak dini agar dapat segera ditangani sesuai kebutuhan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama Warga Binaan pralansia dan lansia di Aula Rutan Masohi. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebugaran sekaligus mengajak Warga Binaan tetap aktif menjaga kesehatan selama mengikuti proses pembinaan.

Usai senam, Tim Kesehatan Klinik Sikaturam Bersinar Rutan Masohi memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan menerapkan pola hidup sehat. Kegiatan juga melibatkan peserta magang bidang kesehatan yang sedang menjalani program magang di Rutan Masohi. Di bawah pendampingan tenaga kesehatan Rutan, peserta magang turut membantu pelaksanaan CKG.

Pemeriksaan dilakukan secara bertahap dengan mengukur tinggi badan, berat badan, tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah sewaktu, serta asam urat. Setelah pemeriksaan, peserta dapat berkonsultasi dengan dokter untuk memperoleh penjelasan mengenai hasil pemeriksaan dan kondisi kesehatan masing-masing.

Bagi Warga Binaan yang ditemukan memiliki keluhan atau masalah kesehatan, Tim Kesehatan beri penanganan sesuai kondisi. Apabila diperlukan, Warga Binaan diberikan obat sesuai gejala yang dialami disertai edukasi mengenai langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan.

Dokter Rutan Masohi, Katelya BR. Tarigan, menjelaskan bahwa CKG bagi kelompok pralansia dan lansia penting dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan lebih dini.

“Pemeriksaan ini kami lakukan untuk memantau kondisi kesehatan Warga Binaan pralansia dan lansia. Selain pemeriksaan, apabila ditemukan keluhan atau masalah kesehatan, kami memberikan penanganan sesuai kondisi, termasuk obat sesuai gejala dan edukasi agar Warga Binaan memahami hal-hal yang perlu diperhatikan,” jelas Katelya.

Layanan kesehatan tersebut tidak hanya dimanfaatkan oleh Warga Binaan. Sejumlah pegawai Rutan, pihak Pengadilan yang datang berkunjung, keluarga Warga Binaan, serta anggota gereja yang hadir di Rutan Masohi turut mengikuti pemeriksaan kesehatan yang disediakan Tim Kesehatan Klinik Sikaturam Bersinar.

Salah seorang Warga Binaan, ON, mengaku terbantu dengan pelaksanaan pemeriksaan tersebut.

“Pemeriksaan hari ini membantu kami mengetahui kondisi kesehatan. Setelah diperiksa, kami juga mendapat penjelasan dari dokter mengenai apa yang perlu diperhatikan dan dijaga,” ujar ON.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan gizi, Warga Binaan pralansia dan lansia yang mengikuti kegiatan juga menerima susu dan makanan tambahan.

Kepala Rutan Masohi, Idris Kilkoda, menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam pelaksanaan pembinaan Warga Binaan. Perhatian tersebut, menurutnya, perlu diberikan secara berkelanjutan, terutama kepada kelompok yang membutuhkan pemantauan kesehatan lebih intensif.

“Pelayanan kesehatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembinaan. Kami ingin memastikan Warga Binaan, khususnya pralansia dan lansia, mendapatkan pemeriksaan dan perhatian kesehatan secara optimal. Melalui kegiatan ini, kami juga berupaya memberikan pelayanan yang layak dan humanis,” ujar Idris.

Idris menambahkan, kegiatan CKG dan bakti sosial menjadi salah satu bentuk implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sekaligus cara Rutan Masohi mengisi peringatan HUT Ke-81 RI dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung.

Melalui CKG bagi Warga Binaan pralansia dan lansia, Rutan Masohi terus memperkuat pelayanan kesehatan sebagai bagian dari pembinaan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terjaganya kondisi kesehatan Warga Binaan sehingga mereka dapat mengikuti proses pembinaan dengan baik. (afn)

 

Kontributor: Humas Rutan Masohi

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0