Rutan Pandeglang dan Mahasiswa PPL UIN SMH Banten Gelar Seminar Terapi SEFT bagi Warga Binaan
Pandeglang, INFO_PAS — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pandeglang gelar seminar terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) bersama mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten, Selasa (20/10). Kegiatan ini diikuti 30 Warga Binaan sebagai upaya mendukung penguatan mental dan emosional melalui pembinaan yang berorientasi pada pengembangan diri.
Seminar terapi SEFT memberikan pemahaman kepada Warga Binaan mengenai pentingnya mengenali diri, mengelola emosi, dan membangun pola pikir positif. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang refleksi bagi Warga Binaan untuk memperbaiki diri dan menumbuhkan semangat dalam menjalani masa pembinaan.
Kepala Rutan Pandeglang, Ewang Catur Saputra, mengapresiasi kolaborasi dengan mahasiswa PPL dalam menghadirkan kegiatan bermanfaat bagi Warga Binaan. “Kolaborasi seperti ini diharapkan memberikan manfaat bagi Warga Binaan sekaligus pengalaman bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari,” harapnya.
Senada, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Yuan Nikola Audichrist Tambunan, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa PPL UIN SMH Banten dalam mendukung pembinaan di Rutan Pandeglang. “Harapannya, Warga Binaan mengambil manfaat dari materi yang disampaikan untuk lebih mengenali diri, mengelola emosi, dan terus berupaya menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Elya, salah satu mahasiswa PPL UIN SMH Banten, menyampaikan seminar terapi SEFT menjadi kesempatan untuk berbagi pengetahuan sekaligus memperoleh pengalaman langsung dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari. Praktik SEFT memberikan manfaat bagi Warga Binaan dalam membantu mengelola emosi, meredakan ketegangan, serta meningkatkan ketenangan diri melalui teknik spiritual dan ketukan ringan pada titik-titik tertentu. Kegiatan ini menjadi sarana bagi Warga Binaan untuk lebih mengenali perasaan dan membangun pikiran yang lebih positif.
"Kegiatan ini juga memberikan pengalaman langsung kepada kami dalam menerapkan teknik konseling, meningkatkan keterampilan komunikasi dan pendampingan, serta melatih kemampuan dalam memberikan layanan bimbingan yang sesuai kebutuhan Warga Binaan,” jelas Elya.
Melalui seminar terapi SEFT ini, Rutan Pandeglang berharap kegiatan pembinaan terus memberikan dampak positif bagi Warga Binaan. Kolaborasi dengan dunia pendidikan juga diharapkan memperkuat upaya pembinaan dan mendukung kesiapan Warga Binaan untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat. (IR)
Kontributor: Rutan Pandeglang
What's Your Reaction?


