Rutan Pelaihari Perkuat Pembinaan Warga Binaan melalui Pendidikan Kesetaraan
Pelaihari, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari gelar program pendidikan kesetaraan Paket B dan Paket C bagi Warga Binaan sebagai upaya pemenuhan hak pendidikan sekaligus mendukung pembinaan selama menjalani masa pidana. Pembelajaran berlangsung di Aula Tengah Rutan Pelaihari, Sabtu (8/8) yang diikuti 14 Warga Binaan.
Program pendidikan tersebut terbagi dalam dua kelompok, yakni enam Warga Binaan peserta Paket C yang mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia dan delapan Warga Binaan peserta Paket B yang mengikuti mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Ini menjadi salah satu pembinaan yang diarahkan untuk memberikan kesempatan kepada Warga Binaan agar tetap memperoleh pendidikan meskipun sedang menjalani masa pidana.
Dalam proses pembelajaran, para Warga Binaan mengikuti materi yang diberikan dengan tertib dan aktif. Kegiatan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan materi akademik, tetapi juga diharapkan meningkatkan wawasan, kemampuan berpikir, dan kepercayaan diri Warga Binaan.
Salah seorang Warga Binaan, Ihsan, senang mengikuti kegiatan belajar selama berada di Rutan Pelaihari. Menurutnya, program pendidikan tersebut memberikan kesempatan untuk terus belajar dan menambah pengetahuan.
“Belajar di sini membuat kami tetap bisa menambah ilmu. Saya berharap mengikuti pelajaran dengan baik dan mendapatkan manfaat untuk ke depannya,” ujar Ihsan.
Pengajar SPNF SKB Pelaihari, Herawati, mengatakan pendidikan kesetaraan menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk terus mengembangkan kemampuan akademik sekaligus meningkatkan motivasi belajar selama menjalani masa pidana. “Kami berharap mereka mengikuti pembelajaran dengan sungguh-sungguh. Pendidikan ini bukan hanya untuk mendapatkan pengetahuan, tetapi juga menjadi bekal agar mereka lebih percaya diri dan memiliki semangat untuk melanjutkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Rutan Pelaihari Eri Triyanto, mengatakan pendidikan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan Warga Binaan. Keterbatasan ruang gerak akibat menjalani pidana tidak boleh menjadi penghalang bagi Warga Binaan untuk memperoleh hak pendidikan. Pembinaan melalui pendidikan diharapkan memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan yang dapat dimanfaatkan Warga Binaan setelah menjalani masa pidana.
“Program pendidikan kesetaraan ini merupakan komitmen kami dalam memberikan pembinaan yang berkelanjutan. Kami ingin Warga Binaan tetap memiliki kesempatan untuk belajar, meningkatkan kemampuan, dan mempersiapkan diri ketika kembali ke tengah masyarakat,” kata Eri.
Melalui pelaksanaan Paket B dan Paket C berkelanjutan, Rutan Pelaihari berupaya menciptakan proses pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada perubahan perilaku, tetapi juga peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia Warga Binaan. Program tersebut diharapkan menjadi salah satu bekal bagi Warga Binaan untuk membangun kehidupan yang lebih baik serta beradaptasi dan berkontribusi secara positif setelah kembali ke lingkungan masyarakat. (IR)
Kontributor: Rutan Pelaihari
What's Your Reaction?


