Rutan SoE dan PKBM Siloam Oekefan Sepakati PKS Pendidikan Warga Binaan

Rutan SoE dan PKBM Siloam Oekefan Sepakati PKS Pendidikan Warga Binaan

SoE, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB SoE terus tunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan Warga Binaan melalui penguatan akses pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Siloam Oekefan Kabupaten Timor Tengah Selatan, Senin (2/3).

Penandatanganan PKS dilakukan langsung oleh Kepala Rutan SoE, Muhamad Nurzaman, bersama Ketua PKBM Siloam Oekefan, Febi Belandina Busi. Kerja sama ini berfokus pada penyelenggaraan program pendidikan kesetaraan bagi Warga Binaan sebagai pembinaan kepribadian dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Nurzaman menegaskan pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara tanpa terkecuali, termasuk bagi Warga Binaan. Menurutnya, pembinaan tidak hanya berorientasi pada aspek pengamanan, tetapi juga pada pembentukan karakter, peningkatan kapasitas diri, dan persiapan reintegrasi sosial.

“Belajar dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Ijazah memang menjadi tanda kelulusan, namun yang lebih utama adalah ilmu pengetahuan, perubahan sikap, dan pola pikir. Kami berharap Warga Binaan memiliki bekal yang cukup saat kembali ke masyarakat dan mampu menjadi pribadi yang lebih baik,” harapnya.

Nurzaman juga menekankan kerja sama ini tidak berhenti pada tataran seremonial semata, melainkan harus diimplementasikan secara nyata, terukur, dan berkelanjutan. Program pendidikan yang dijalankan diharapkan tepat sasaran dan memberikan dampak langsung terhadap proses pembinaan di dalam Rutan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi yang terbangun. Ke depan, kami akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak ketiga guna memperkuat program pembinaan, baik di bidang pendidikan, keterampilan, maupun pembinaan kepribadian,” tambah Nurzaman,

Mewakili PKBM Siloam Oekefan, Febi Belandina Busi menyampaikan kesiapan pihaknya dalam mendukung pelaksanaan program pendidikan kesetaraan di lingkungan Rutan SoE. Ia mengungkapkan tantangan pendidikan di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan masih cukup besar, khususnya terkait angka putus sekolah.

PKBM Siloam Oekefan yang berdiri sejak tahun 2003 telah meluluskan kurang lebih 1.000 peserta didik dan saat ini terakreditasi B. Dengan pengalaman tersebut, pihaknya optimistis mampu menyesuaikan sistem pembelajaran dengan kondisi dan kebutuhan Warga Binaan.

“Kami siap mengimplementasikan program ini secara fleksibel dan efektif sesuai situasi di Rutan SoE. Harapannya, Warga Binaan tidak hanya memperoleh ijazah, tetapi juga kompetensi yang bermanfaat untuk masa depan mereka,” ujar Febi.

PKS ini berlaku selama lima tahun dan menjadi landasan hukum pelaksanaan program pendidikan kesetaraan yang direncanakan mulai berjalan pada tahun 2026. Langkah ini sejalan dengan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta mendukung optimalisasi fungsi Pemasyarakatan dalam membentuk Warga Binaan yang siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, Rutan SoE optimistis pembinaan di bidang pendidikan akan makin terarah, sistematis, dan berkelanjutan. Tidak hanya menjalani masa pidana, Warga Binaan kini memiliki kesempatan nyata untuk meraih ijazah dan menata masa depan yang lebih baik. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan SoE

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
1
wow
0