Rutan Tanjung Ikrarkan Komitmen Zero Halinar
Tanjung, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung laksanakan pembacaan ikrar dan penandatanganan bersama komitmen zero handphone, pungutan liar, dan narkoba (halinar)di Aula G.G. Van Delft, Senin (20/4). Ini merupakan sebuah komitmen bersama untuk menciptakan kesamaan persepsi petugas dalam menjaga Unit Pelaksana Teknis bebas dari halinar, selaras dengan Asta Cita Presiden RI serta 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ikrar bersama yang dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Muhammad Arief Rakhman, diikuti oleh seluruh petugas dengan penuh khidmat. Suasana berlangsung tertib dan penuh keseriusan, mencerminkan komitmen kuat seluruh jajaran dalam mendukung penerapan zero halinar di lingkungan Rutan.
Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk penguatan integritas dan akuntabilitas sebagai simbol kesungguhan seluruh petugas dalam menjalankan tugas secara profesional serta menjunjung tinggi prinsip bebas dari halinar. Kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk memastikan kesamaan persepsi, komitmen, dan semangat dalam mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari berbagai bentuk pelanggaran.
Arief menegaskan komitmen zero halinar harus menjadi budaya kerja yang dijalankan secara konsisten oleh seluruh petugas, bukan sekadar seremonial semata. Ia menekankan pentingnya pengawasan yang berkelanjutan, kedisiplinan, dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas guna mencegah terjadinya pelanggaran di lingkungan Rutan.
“Komitmen zero halinar bukan hanya diucapkan, tetapi harus benar-benar dilaksanakan dalam keseharian. Tidak boleh ada toleransi terhadap pelanggaran, baik itu handphone ilegal, pungutan liar, maupun narkoba. Seluruh petugas harus berani menjaga integritas dan saling mengingatkan demi terciptanya lingkungan Rutan yang bersih dan berwibawa,” tegasnya.
Salah satu petugas, Muhammad Fajar, menyampaikan kegiatan ini memberikan dorongan moral sekaligus penguatan komitmen dalam menjalankan tugas sehari-hari. Kebersamaan dalam mengikrarkan komitmen menjadi energi positif untuk saling mengingatkan dan menjaga integritas.
“Kegiatan ini mengingatkan kami bahwa tanggung jawab menjaga lingkungan Rutan tetap bersih dari pelanggaran adalah tugas bersama. Dengan adanya ikrar ini, kami merasa lebih termotivasi untuk bekerja dengan jujur, disiplin, dan saling mengingatkan agar tidak ada celah terjadinya pelanggaran,” ungkap Fajar.
Kegiatan ini menjadi pengingat bagi seluruh petugas akan pentingnya menjaga komitmen secara kolektif dan berkelanjutan dalam pelaksanaan tugas. Penerapan zero halinar tidak hanya bergantung pada pengawasan, tetapi juga pada kesadaran dan integritas masing-masing individu dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya.
Dengan adanya ikrar dan penandatanganan komitmen bersama ini, diharapkan tercipta budaya kerja yang makin kuat, disiplin, dan bebas dari praktik-praktik yang melanggar aturan. Ke depan, komitmen ini akan terus diperkuat melalui pengawasan yang optimal, pembinaan internal, serta peningkatan profesionalisme seluruh jajaran sehingga pelaksanaan tugas berjalan secara maksimal dan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. (IR)
Kontributor: Rutan Tanjung
What's Your Reaction?


