Rutan Tanjung Selenggarakan Bimtek Wirausaha Frozen Food bersama Disnaker Kab. Tabalong
Tanjung, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung laksanakan bimbingan teknis wirausaha baru pelatihan frozen food bagi Warga Binaan yang dibuka pada Rabu (25/3). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Rutan Tanjung dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tabalong dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Warga Binaan.
Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan Disnaker Kabupaten Tabalong. Ia menegaskan pelatihan ini merupakan bagian penting dalam pembinaan yang berorientasi pada kemandirian dan perubahan positif.
“Kami berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat. Pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri dan semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Setelah bebas nanti, kami berharap Warga Binaan mampu membuka lapangan pekerjaan sendiri dan membawa nama baik Rutan Tanjung di tengah masyarakat,” harap Raymon.
Sementara itu, Kepala Disnaker Kabupaten Tabalong, Hady Ismanto, menyampaikan pelatihan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi kerja, termasuk bagi Warga Binaan. “Kami menekankan pentingnya pelatihan yang aplikatif agar dapat langsung dimanfaatkan. Kegiatan ini juga menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam meningkatkan kemampuan tenaga kerja melalui program pengembangan 15 ribu tenaga kerja,” terangnya.
Perwakilan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabalong, Anisa Zumaidah, turut memberikan dukungan dan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai pembinaan berbasis keterampilan merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan Warga Binaan agar lebih siap kembali ke masyarakat.
“Kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga membuka peluang usaha bagi Warga Binaan. Harapannya, ilmu yang diperoleh dimanfaatkan dengan baik sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat dengan lebih percaya diri dan mampu menciptakan peluang kerja,” harap Anisa.
Kegiatan berlangsung lancar dan disambut antusias oleh Warga Binaan yang telah terdaftar sebagai peserta. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan keterampilan praktis di bidang pengolahan makanan sebagai bekal kemandirian setelah menjalani masa pembinaan. Pelatihan akan dilaksanakan selama enam hari dengan materi pembuatan dimsum, pentol, dan sempol yang memiliki nilai ekonomis dan peluang usaha yang cukup menjanjikan.
Pelatihan frozen food ini menjadi tahap awal dari rangkaian program pembinaan keterampilan yang akan dilaksanakan secara bertahap di Rutan Tanjung. Ke depan, akan dibuka berbagai pelatihan lainnya, seperti kerajinan tangan, barista, dan barbershop dengan masing-masing pelatihan diikuti 20 orang Warga Binaan.
Melalui pelaksanaa pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh sehingga keterampilan yang diperoleh dimanfaatkan secara optimal. Program ini juga menjadi langkah konkret dalam memperkuat pembinaan kemandirian di Rutan Tanjung sekaligus membuka peluang bagi Warga Binaan untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri dan produktif setelah kembali ke masyarakat. (IR)
Kontributor: Rutan Tanjung
What's Your Reaction?


