Santri Warga Binaan Lapas Banjarmasin Dalami Pembinaan Keagamaan di Malam Jumat
Banjarmasin, INFO_PAS – Suasana khusyuk selimuti Masjid Baabut Taqwa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin saat santri Warga Binaan ikuti rangkaian pembinaan kerohanian Islam dalam kegiatan Malam Jumat, Kamis (23/7). Kegiatan yang didampingi petugas Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), Ariyanoor, diawali salat Magrib berjamaah, dilanjutkan pembacaan Surah Yasin dan tahlil, kemudian ditutup salat Isya berjamaah.
Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap malam Jumat tersebut jadi bagian dari pembinaan kepribadian untuk tingkatkan keimanan dan ketakwaan Warga Binaan melalui pembiasaan ibadah berjamaah.
Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Muhammad Ansyari, mengatakan pembinaan kerohanian menjadi salah satu aspek penting dalam proses pembinaan Warga Binaan.
"Melalui kegiatan Malam Jumat ini, kami ingin menumbuhkan kebiasaan beribadah sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual Warga Binaan. Harapannya, pembinaan yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi bekal bagi mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang," ujarnya.
Salah seorang santri Warga Binaan, AS, mengaku kegiatan Malam Jumat menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. sekaligus memperbaiki diri.
"Setiap mengikuti salat berjamaah, Yasinan, dan tahlil, hati saya terasa lebih tenang. Kegiatan ini mengingatkan saya untuk terus memperbaiki diri dan memanfaatkan waktu pembinaan dengan sebaik-baiknya," ungkap AS.

Senada, Warga Binaan IN mengatakan pembinaan kerohanian memberikan semangat untuk terus memperbaiki diri.
"Kegiatan ini memberikan semangat baru bagi kami. Selain menambah ilmu agama, kami juga belajar untuk saling mengingatkan dalam kebaikan dan memperkuat tekad agar menjadi pribadi yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat," tutur IN.
Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan pembinaan keagamaan menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter dan kesadaran diri Warga Binaan.
"Pembinaan kerohanian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses Pemasyarakatan. Melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin, kami berharap Warga Binaan dapat memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, serta membangun semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat," tutur Akhmad.
Kegiatan berlangsung tertib dan khusyuk. Melalui pembinaan kerohanian yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Lapas Banjarmasin berharap Warga Binaan memiliki bekal keimanan dan akhlak yang lebih baik saat kembali ke masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


