Satu Panggung, Banyak Cerita: Lapas Tabanan Idol Satukan Ekspresi Warga Binaan

Satu Panggung, Banyak Cerita: Lapas Tabanan Idol Satukan Ekspresi Warga Binaan

Tabanan, INFO_PAS –Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan tampil bersama dalam ajang Lapas Tabanan Idol sebagai bagian dari Pekan Olahraga dan Seni, Rabu (12/08). Lebih dari sekadar perlombaan tarik suara, kegiatan ini menjadi ruang bagi Warga Binaan untuk mengekspresikan diri, menunjukkan potensi, sekaligus membangun kebersamaan dalam suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (IRI)

Bertempat di Aula Candra Prabhawa, satu per satu peserta tampil di hadapan penonton dengan membawakan lagu pilihan masing-masing. Setiap Warga Binaan bergantian mengambil tempat di atas panggung, menciptakan suasana penuh antusiasme dan hiburan.

Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, mengapresiasi semangat seluruh peserta yang berani menunjukkan kemampuan mereka. "Walaupun sarana yang kita miliki sederhana, yang terpenting adalah bagaimana kesempatan ini dimanfaatkan untuk berekspresi mengembangkan potensi sekaligus menghadirkan suasana kebersamaan dalam menyemarakkan hari kemerdekaan," terangnya.

Koordinator Bidang Lomba, Agung Adiwiguna, menjelaskan Lapas Tabanan Idol dirancang bukan hanya ajang mencari penampil terbaik, tetapi juga sebagai wadah bagi mereka yang memiliki minat dan kemampuan di bidang tarik suara. “Di sini mereka bisa berekspresi sekaligus saling mendukung. Harapannya, kegiatan seperti ini mempererat kebersamaan dan memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta," jelasnya.

Bagi Gede BG, salah seorang Warga Binaan yang ikut tampil, kesempatan bernyanyi di hadapan petugas dan teman-temannya memberikan pengalaman yang menyenangkan. "Saya senang bisa ikut memeriahkan acara ini. Bagi saya, bernyanyi bukan hanya soal tampil, tetapi juga bagaimana bisa menghibur teman-teman Warga Binaan dan bapak/ibu petugas. Rasanya senang ketika bisa membuat orang lain ikut menikmati penampilan kita," tuturnya.

Untuk menentukan lima penampilan terbaik yang akan tampil pada final, peserta dinilai oleh juri yang terdiri dari petugas dan Warga Binaan yang memiliki pengalaman di bidang musik dan penampilan. Penilaian mencakup kualitas vokal, penghayatan lagu, penguasaan panggung, hingga penampilan secara keseluruhan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Tabanan

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0