Semakin Produktif, Lapas Tahuna Panen 300 Ikat Kacang Panjang

Semakin Produktif, Lapas Tahuna Panen 300 Ikat Kacang Panjang

Tahuna, INFO_PAS – Pengelolaan lahan pertanian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tahuna kembali buahkan hasil. Selasa (30/6), Kepala Lapas Tahuna, Yosef Leonard Sihombing, bersama jajaran pembinaan dan Warga Binaan panen 300 ikat kacang panjang yang dibudidayakan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Hasil panen tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian sekaligus mendukung ketahanan pangan.

Yosef Leonard Sihombing mengatakan hasil panen kali ini menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan di lingkungan Lapas dapat memberikan manfaat yang nyata.

"Hari ini kami memanen kacang panjang yang ditanam di Sarana Asimilasi dan Edukasi dengan hasil yang cukup memuaskan. Selain memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi Warga Binaan untuk belajar mengelola usaha pertanian yang dapat diterapkan setelah kembali ke masyarakat," ujar Yosef.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang kemandirian pangan melalui optimalisasi lahan yang tersedia di lingkungan Pemasyarakatan.

Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana, Widodo, menilai nilai utama dari kegiatan ini bukan semata-mata jumlah hasil panen, melainkan proses pembelajaran yang dijalani Warga Binaan.

"Panen ini mencerminkan proses belajar yang telah dijalani Warga Binaan, mulai dari menyiapkan lahan, merawat tanaman, hingga memanen hasilnya. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan ketika mereka kembali ke tengah masyarakat," ujar Widodo.

Salah seorang Warga Binaan, MS, mengaku bersyukur memperoleh kesempatan mengikuti program pembinaan pertanian selama menjalani masa pidana.

"Sebelumnya saya tidak memiliki keterampilan bertani. Di Lapas Tahuna saya belajar banyak, mulai dari menanam hingga merawat tanaman. Ilmu ini menjadi bekal yang sangat berharga dan saya ingin memanfaatkannya untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti," ungkapnya.

Panen 300 ikat kacang panjang menjadi salah satu hasil dari pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan di Lapas Tahuna. Ke depan, Lapas Tahuna akan mengembangkan berbagai komoditas pertanian lain agar pemanfaatan lahan semakin optimal sekaligus memperluas kesempatan belajar bagi Warga Binaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Tahuna

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0