Semarak HUT Ke-81 RI, Kemenimipas Gelar Skrining Katarak dan Cek Kesehatan Gratis
Jakarta, INFO_PAS – Meriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) gelar bakti sosial berupa pemeriksaan katarak dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Rumah Sakit Umum (RSU) Pemasyarakatan dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Jakarta, Senin (10/8). Kegiatan hasil kolaborasi bersama Kementerian Kesehatan dan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) Emtek tersebut menyasar masyarakat, Warga Binaan, dan pegawai di wilayah Daerah Khusus Jakarta.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah di bidang kesehatan sekaligus upaya memperkuat layanan kesehatan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan. “Semarak HUT Ke-81 RI kami rayakan dengan menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, Warga Binaan, dan pegawai. Pada hari ini, pemeriksaan katarak di RS Umum Pemasyarakatan diikuti 81 masyarakat dan 81 Warga Binaan. Kami juga terus mengoptimalkan fasilitas dan klinik yang tersedia di UPT Pemasyarakatan,” ujarnya.

Menurut Agus, deteksi dini penting dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit di lingkungan Pemasyarakatan. “Penyebaran penyakit di UPT Pemasyarakatan sangat rawan. Karena itu, kami ingin memastikan Warga Binaan, masyarakat, dan pegawai mendapatkan pemeriksaan kesehatan berkala agar tetap dalam kondisi prima,” tambahnya.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Benjamin Paulus Octavianus, menekankan pentingnya pemeriksaan dini terhadap katarak dan Tuberkulosis (TBC) yang masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia. “Pemeriksaan dan deteksi dini sangat penting karena katarak merupakan salah satu penyebab kebutaan, sementara Indonesia juga masih menghadapi angka TBC yang tinggi,” ungkapnya.
Dukungan juga diberikan YPP Emtek. Direktur PT Surya Citra Media Tbk (SCM), Komjen Pol (Purn.) Imam Sudjarwo, menyampaikan kesiapan pihaknya membantu tindak lanjut hasil skrining katarak melalui EMC Pulo Mas. “Kami mendukung program kesehatan pemerintah. Jika dari hasil skrining terdapat indikasi yang membutuhkan tindak lanjut, kami siap mendukung pelaksanaan operasi mata,” ujarnya.

Selain pemeriksaan katarak, CKG dan rontgen dada untuk skrining TBC dilaksanakan di Lapas Narkotika Jakarta dengan target 2.097 Warga Binaan. Pemeriksaan ditargetkan dapat menjangkau 200 orang setiap harinya.
Secara nasional, pelaksanaan CKG dan skrining TBC oleh Ditjenpas menargetkan 81.000 orang. Hingga 10 Agustus 2026, sebanyak 29.376 orang telah menjalani pemeriksaan, terdiri atas 26.910 Warga Binaan dan 2.466 petugas Pemasyarakatan.
Sebagai informasi tambahan, dalam kesempatan tersebut, Menimipas bersama Wamenkes turut meninjau kelengkapan dan fasilitas pelayanan kesehatan di RSU Pemasyarakatan yang melayani Warga Binaan dan masyarakat umum. (fjr)
What's Your Reaction?


