Semarak Ramadan 1447 H, Rutan Marabahan Tingkatkan Pembinaan Kepribadian lewat Tausiah Keagamaan

Semarak Ramadan 1447 H, Rutan Marabahan Tingkatkan Pembinaan Kepribadian lewat Tausiah Keagamaan

Marabahan, INFO_PAS — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Marabahan kembali laksanakan pembinaan kepribadian melalui ceramah agama bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Kuala di Masjid Al Mujahiddin, Selasa (3/3). Kegiatan tersebut diikuti oleh Warga Binaan dengan penuh khidmat.

Pembina Kepribadian Rutan Marabahan, Syamsuddin, menyampaikan ceramah agama merupakan program pembinaan rohani yang rutin dilaksanakan, khususnya dalam menyemarakkan Ramadan. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan spiritual yang berkesinambungan agar Warga Binaan memiliki bekal mental dan keagamaan kuat saat kembali ke masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Ustaz Syarkawi dari Kemenag Kabupaten Barito Kuala menyampaikan materi tentang kewajiban puasa bagi umat Islam sebagai salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan setiap Ramadan bagi Muslim yang telah baligh, berakal, dan mampu. Ia menjelaskan puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, tetapi juga menahan diri dari segala perbuatan yang dapat mengurangi nilai ibadah, seperti berkata dusta, marah, dan berbuat zalim.

“Puasa adalah latihan kesabaran dan keikhlasan. Allah Swt. mewajibkan puasa agar kita menjadi pribadi yang bertakwa sebagaimana firman-Nya dalam Surah Al-Baqarah ayat 183,” ujar Ustaz Syarkawi.

Ia juga memaparkan syarat wajib puasa, rukun puasa, dan hal-hal yang membatalkan puasa sesuai tuntunan syariat. Selain itu, disampaikan pula hikmah puasa, di antaranya meningkatkan kepedulian sosial, menumbuhkan rasa empati kepada kaum dhuafa, dan memperkuat pengendalian diri.

“Momentum Ramadan hendaknya kita jadikan sebagai kesempatan memperbaiki diri dan memperbanyak amal kebaikan,” tambah Ustaz Syarkawi.

Salah satu Warga Binaan berinsial MH, memetik pelajaran dari ceramah yang disampaikan penceramah. “Kami jadi lebih paham bahwa puasa bukan hanya kewajiban, tetapi juga sarana memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah Swt. Hal ini menjadi motivasi dan bentuk kesadaran diri untuk bertobat selagi masih diberi waktu,” tuturnya. (IR)

 

 

Kontirbutor: Rutan Marabahan

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0