Sinergi dengan Koramil, Lapas Wahai Gelar Razia Kamar Hunian Cegah Gangguan Kamtib
Wahai, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai bersama personel Komando Rayon Militer (Koramil) 1502-05 Wahai gelar razia insidental di blok dan kamar hunian Warga Binaan, Senin (13/7) malam. Langkah taktis ini dilakukan sebagai komitmen nyata dalam menutup celah peredaran barang terlarang serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
Penyisiran mendadak pada malam hari tersebut difokuskan pada area-area rawan yang berpotensi luput dari pengawasan harian. Hal ini dilakukan demi menciptakan lingkungan Lapas yang bersih, aman, dan kondusif. Selain itu, keterlibatan personel TNI dalam operasi ini menjadi bukti nyata kokohnya sinergi antarinstansi di lapangan.
Kegiatan diawali dengan persiapan bersama. Selanjutnya, petugas Lapas Wahai didampingi personel Koramil langsung bergerak menyisir kamar hunian. Satu per satu kamar digeledah dengan teliti, mulai dari ventilasi udara, loker penyimpanan, kolong tempat tidur, hingga lipatan pakaian yang rawan dijadikan tempat menyembunyikan barang ilegal.
Kepala Urusan Tata Usaha selaku Pelaksana Harian Kepala Lapas Wahai, Usman Bakri, mengungkapkan razia gabungan ini sengaja menyasar area tersembunyi untuk memutus potensi gangguan sekecil apa pun di lapangan. "Langkah ini bukan sekadar razia rutin biasa. Ini adalah komitmen konkret kami dalam memutus potensi gangguan keamanan di Lapas. Kehadiran rekan-rekan dari Koramil mempertegas bahwa kami tidak main-main dalam menjaga kondusivitas di sini," tegasnya.
Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas gabungan berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang yang disembunyikan di blok hunian, antara lain satu gunting, dua silet, satu alat pemotong kuku, dan tiga korek api gas. Seluruh barang temuan tersebut langsung disita untuk didata dan selanjutnya akan dimusnahkan.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Subseksi Kamtib, Abdul Aziz, menjelaskan pemeriksaan dilakukan dengan tingkat ketelitian tinggi demi keselamatan bersama. "Setiap sudut kami periksa dengan sangat teliti. Barang-barang yang berhasil kami sita langsung kami data untuk dimusnahkan karena berpotensi disalahgunakan dan membahayakan keselamatan sesama Warga Binaan maupun petugas," jelasnya.
Keterlibatan personel Koramil 1502-05 Wahai di lapangan memberikan efek deteren yang kuat sekaligus memastikan proses pemeriksaan berjalan dengan tertib. Mewakili Koramil 1502-05 Wahai, Sersan Kepala Hamim Baadia menyatakan dukungan penuhnya terhadap langkah proaktif yang diambil oleh pihak Lapas dalam menjaga stabilitas wilayah hukumnya.
"Sinergi antara TNI dan Lapas Wahai sudah berjalan dengan sangat baik. Kami akan selalu siap sedia mendukung penuh jalannya pengamanan seperti ini guna memastikan wilayah Wahai, khususnya di lingkungan Lapas, tetap aman, tertib, dan terkendali," ungkap Hamim.
Menanggapi aksi bersih-bersih tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, turut memberikan apresiasi tinggi atas gerak cepat dan kekompakan yang ditunjukkan di lapangan. Menurutnya, deteksi dini melalui sinergi antarinstitusi merupakan instrumen vital dalam menjaga marwah Pemasyarakatan.
"Deteksi dini melalui sinergi antarinstitusi seperti inilah yang terus kita dorong guna mewujudkan Lapas yang bersih dari barang-barang terlarang dan zero handphone, pungutan liar, dan narkoba di seluruh wilayah kerja kita," ujar Ricky.
Operasi ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh jajaran Lapas Wahai untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan menjaga integritas demi mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari peredaran barang terlarang. (IR)
Kontributor: Lapas Wahai
What's Your Reaction?


