Sinergi Tanpa Batas, Lapas Wahai Gandeng Koramil Gelar Sidak Blok Hunian Jelang Ramadan 2026
Wahai, INFO_PAS – Jelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai gandeng Komando Rayon Militer (Koramil) 1502-05 Wahai dalam sidak gabungan di blok hunian Warga Binaan, Minggu (9/2). Langkah kolaboratif ini bertujuan mendeteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), sekaligus memastikan lingkungan Lapas benar-benar bersih dari barang terlarang.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyampaikan bahwa keterlibatan personel Koramil merupakan bentuk sinergi berkelanjutan antar Aparat Penegak Hukum (APH) dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan Pemasyarakatan.
“Kehadiran rekan-rekan dari Koramil Wahai menambah kekuatan personel dan dukungan mental bagi kami. Kami ingin memastikan Ramadan tahun ini menjadi momentum pertobatan yang damai bagi Warga Binaan, tanpa adanya gangguan dari barang-barang ilegal,” ungkap Tersih.
Sidak yang dimulai pukul 20.30 WIT tersebut menyasar seluruh kamar hunian tanpa terkecuali. Personel TNI bersama petugas Pemasyarakatan melakukan penggeledahan badan serta penyisiran area blok hunian dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis.
Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya memfokuskan sasaran pada narkotika dan ponsel, tetapi juga memastikan tidak adanya instalasi listrik ilegal di blok maupun kamar hunian guna mencegah potensi kebakaran.
Petugas memastikan Lapas dalam kondisi aman dari narkotika dan ponsel. Namun demikian, petugas berhasil mengamankan beberapa benda tajam yang dilarang berada di dalam blok hunian, yakni satu buah silet dan satu potongan kaca. Barang temuan tersebut segera didata, disita, dan akan dimusnahkan guna mencegah potensi penyalahgunaan yang dapat membahayakan keselamatan Warga Binaan maupun petugas.
Perwakilan Koramil Wahai, Sersan Kepala (Serka) Hamim Baadia, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas kewilayahan dalam menjaga kondusivitas di objek vital nasional, termasuk Lapas.
“Kehadiran kami dalam sidak ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap tugas kewilayahan. Kami bersyukur tidak ditemukan barang terlarang maupun instalasi listrik yang membahayakan. Hal ini menunjukkan koordinasi yang baik telah terjalin demi menjaga stabilitas keamanan di objek vital seperti Lapas, terutama menjelang bulan suci Ramadan,” tegas Hamim.
Di tempat terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, turut memberikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara Lapas Wahai dan Koramil sebagai wujud hubungan harmonis antarinstansi.
“Kerja sama ini adalah bukti bahwa kita tidak bekerja sendiri-sendiri. Sinergi harus terus ditingkatkan untuk memastikan seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Maluku tetap aman, tertib, dan terkendali. Tujuan akhirnya adalah memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk bertobat, memperbaiki diri, serta menjalani pembinaan secara optimal,” ujar Ricky.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan jajaran petugas Lapas Wahai dalam mengantisipasi gangguan kamtib sejak dini. Dengan kondisi Lapas yang aman dan kondusif, Lapas Wahai siap menyelenggarakan program pembinaan Ramadan 2026 yang damai, aman, dan penuh khidmat bagi seluruh penghuninya. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Wahai
What's Your Reaction?


