Sukses di Ponpes Manbaul Ulum, Kelurahan Binaan Lapas Pangkalpinang Merambah Nahdhotul Muhibbin

Sukses di Ponpes Manbaul Ulum, Kelurahan Binaan Lapas Pangkalpinang Merambah Nahdhotul Muhibbin

Pangkalpinang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang perluas program Kelurahan Binaan di Kelurahan Tuatunu Indah. Setelah kembangkan hortikultura di Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Ulum, Lapas Pangkalpinang kini siapkan pemanfaatan lahan tidak produktif seluas 6.000 m² milik Ponpes Nahdhotul Muhibbin, Selasa (1/9).

Kepala Lapas (Kalapas) Pangkalpinang, Febie Dwi Hartanto, mengatakan lahan tersebut akan dikembangkan untuk penanaman jagung dan hortikultura. Saat ini, penyiapan lahan dilakukan sebagai tahap awal pemanfaatan area tersebut secara produktif.

Peninjauan dilakukan bersama Lapas Narkotika Pangkalpinang, Kelurahan Tuatunu Indah, dan masyarakat setempat di lingkungan Ponpes Nahdhotul Muhibbin. Kegiatan tersebut sekaligus untuk melihat kondisi lahan dan kebutuhan yang diperlukan sebelum program dimulai.

“Keberhasilan di Manbaul Ulum menjadi motivasi untuk memperluas program ini. Kami ingin lahan Nahdhotul Muhibbin produktif dan bermanfaat bagi ponpes, santri, santriwati, serta masyarakat sekitar, sekaligus mendukung ketahanan pangan dan Asta Cita Presiden,” ujar Febie.

Program tersebut mendapat dukungan Kalapas Narkotika Pangkalpinang, Mufakhom. Ia menyatakan kesiapan Lapas Narkotika Pangkalpinang untuk turut dalam pengembangan Kelurahan Binaan melalui pengelolaan lahan, pembinaan, penyediaan sarana, maupun pendampingan pertanian.

“Kami siap mengambil bagian untuk menyukseskan program Kelurahan Binaan Lapas Pangkalpinang. Sinergi ini diharapkan membuat program semakin kuat dan manfaatnya semakin luas,” ungkap Mufakhom.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Nahdhotul Muhibbin, Ustaz Safe’i, menyambut baik rencana pemanfaatan lahan tersebut. Menurutnya, program ini dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan pesantren.

“Kami menyambut baik program ini. Semoga lahan yang belum produktif dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar pertanian bagi santri. Kami siap mendukung dan berkolaborasi agar program ini berkelanjutan,” harap Ustaz Safe’i.

Senada, Lurah Tuatunu Indah, Iwan Bernadi, menyampaikan dukungannya terhadap program yang libatkan Lapas, pesantren, dan masyarakat tersebut. Ia berharap pemanfaatan lahan dapat membuka sumber pangan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sebelumnya, rombongan juga tinjau lokasi program Kelurahan Binaan Lapas Pangkalpinang lainnya, yakni lahan cetak sawah. Pada tahap uji coba seluas 1 hektare, kondisi lahan kini sekitar 90 persen siap tanam dan tinggal menunggu kesiapan pengairan sebelum penanaman padi.

Ke depan, Lapas Pangkalpinang akan menindaklanjuti program melalui penyiapan lahan, penyediaan sarana produksi, penanaman, dan pendampingan. Program tersebut diharapkan dapat optimalkan lahan yang sebelumnya tidak produktif sekaligus beri manfaat bagi pesantren dan masyarakat sekitar. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Pangkalpinang

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0