Tak Beri Ruang Gangguan Kamtib, Lapas Batulicin Gelar Razia Insidentil Kamar Hunian
Batulicin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin kembali gelar razia insidentil kamar hunian Warga Binaan sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, Kamis (6/8). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, bersama jajaran petugas untuk jaga lingkungan Lapas tetap aman, tertib, dan kondusif.
Sebelum penggeledahan, Kepala Lapas beri arahan kepada seluruh petugas terkait teknis pelaksanaan razia, sasaran penggeledahan, serta pentingnya jalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP). Arahan tersebut diberikan agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung profesional, humanis, dan mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Razia menyasar kamar hunian Warga Binaan di Blok F Kamar 5. Petugas geledah kamar beserta barang-barang milik Warga Binaan untuk mendeteksi dan mencegah keberadaan barang-barang yang dilarang berada di dalam lingkungan Lapas.
Dari razia, petugas amankan 1 alat tato, 1 kartu domino, 4 korek api, 1 potong amplas, 1 cermin, 3 paku, dan 1 potong besi. Seluruh barang sitaan didata dan diamankan untuk dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selama penggeledahan berlangsung, Warga Binaan bersikap kooperatif dan mengikuti arahan petugas sehingga kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban, Indra Bagus Angkoso, mengatakan razia insidentil merupakan langkah preventif yang dilaksanakan secara konsisten untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
"Razia merupakan instrumen deteksi dini yang kami laksanakan secara berkelanjutan. Melalui pengawasan yang konsisten dan sesuai prosedur, kami memastikan tidak ada ruang bagi barang-barang terlarang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas," ujar Indra.
Kepala Lapas Batulicin menegaskan razia merupakan implementasi komitmen Lapas Batulicin ciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berintegritas. Menurutnya, pengawasan secara rutin menjadi salah satu strategi utama menjaga stabilitas keamanan di dalam Lapas.
"Keamanan merupakan fondasi utama penyelenggaraan Pemasyarakatan. Karena itu, razia akan terus kami laksanakan secara konsisten, profesional, dan sesuai SOP sebagai bentuk komitmen menjaga Lapas Batulicin tetap aman, tertib, serta bebas dari barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban," ujar Thoha.
Langkah ini diharapkan mampu ciptakan lingkungan pembinaan yang aman, kondusif, sehingga mendukung proses pembinaan Warga Binaan secara optimal. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Batulicin
What's Your Reaction?


