Telur Asin Jadi Bekal Kemandirian, Warga Binaan Perempuan Rutan Pelaihari Terus Berkarya

Telur Asin Jadi Bekal Kemandirian, Warga Binaan Perempuan Rutan Pelaihari Terus Berkarya

Pelaihari, INFO_PAS — Telur asin menjadi salah satu produk olahan yang terus dibuat oleh Warga Binaan perempuan di Blok D Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari. Kegiatan ini kembali berlangsung pada Jumat (9/10) sebagai pembinaan kemandirian yang memberikan kesempatan bagi Warga Binaan untuk mengasah keterampilan produktif.

Didampingi petugas, Risa Gayatri, Warga Binaan menjalani proses pembuatan telur asin dengan memperhatikan kebersihan bahan, ketelitian dalam pengolahan, dan konsistensi mengikuti setiap tahapan. Kegiatan berkelanjutan ini membantu membangun kebiasaan kerja yang disiplin dan bertanggung jawab.

Risa menjelaskan bahwa menjaga kualitas produk membutuhkan ketekunan dalam setiap proses. Keterampilan mengolah bahan pangan perlu disertai pemahaman tentang kebersihan dan cara kerja yang tepat agar produk yang dihasilkan memiliki kualitas baik.

“Kami terus mendampingi kegiatan ini agar Warga Binaan makin terampil dan terbiasa bekerja dengan teliti. Dalam membuat telur asin, setiap tahapan perlu diperhatikan karena kebersihan, kesabaran, dan konsistensi sangat berpengaruh terhadap hasilnya,” ujar Risa.

Bagi Warga Binaan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana mengisi waktu dengan aktivitas produktif, tetapi juga memberikan pengalaman dalam mengembangkan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Murni, salah seorang Warga Binaan yang mengikuti kegiatan tersebut, mengatakan proses pembuatan telur asin memberinya kesempatan untuk belajar keterampilan baru.

“Saya belajar membuat telur asin dengan lebih teliti dan sabar. Harapannya, keterampilan yang saya dapatkan menjadi bekal untuk mencoba usaha sendiri ketika nanti kembali ke masyarakat,” harap Murni.

Selain melatih keterampilan pengolahan pangan, kegiatan ini membuka kesempatan bagi Warga Binaan untuk mengenal potensi usaha rumahan. Pengalaman dalam proses produksi menjadi bekal untuk mengembangkan kemampuan, memahami pentingnya menjaga mutu, dan melihat peluang ekonomi setelah kembali ke masyarakat.

Rutan Pelaihari terus mendorong pembinaan kemandirian melalui kegiatan produktif yang memberikan manfaat bagi Warga Binaan. Melalui pembuatan telur asin di Blok D, keterampilan yang diasah diharapkan menjadi modal untuk membangun masa depan yang lebih mandiri dan produktif setelah menjalani masa pembinaan. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Pelaihari

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0